BAB I
PENDAHULUAN
§ Selama beberapa puluh tahun umat israel mengalami
situasi hati yang tidak tenang. Seorang dari mereka muncul dan menentang dan
memperingatkan bangsanya dan para pemimpinnya akan panggilan mereka sebagai
umat Allah. (disebut tentara Tuhan® dengan kekuatan kata-kata yang mempesonakan)
§ Hasil pewartaan mereka tertuang dalam kitab-kitab
(kitab kenabian).
Kitab
kenabian dibagi menjadi dua bagian:
1.
Kitab nabi
besar : Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh (ditambah surat nabi Yeremia),
Yehezkiel dan Daniel.
2.
Kitab nabi
kecil : Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefania, Hagai,
Zakaria, dan Maleakhi.
Ctt:
§
Tidak semua
kitab mengandung pewartaan kenabian, contohnya: Ratapan (suatu kitab nyanyian)®dimasukan kedalam kelompok karena berasal dari
Yeremia
§
Barukh :
ditempatkan sesudah ratapan (dianggap berasal dari Barukh, sekretaris Yeremia)® kitab ini berisi doa permohonan.
Tidak ada nabi Barukh.
§
Daniel :
termasuk kesusteraan wahyu (selebaran gelap) ® beredar di zaman penindasan (oleh dinasti Yunani)
§
Yunus :
merupakan suatu perumpamaan panggilan kenabian.
Sebutan nabi-nabi
kecil dan nabi-nabi besar: Tidak bermasuk menunjukan keunggulan mereka.
Keriterium
urutan-urutan kitab nabi-nabi besar ini diukur menurut: tebalnya buku mereka
masing-masing.
o Yesaya : 66 bab
o Yeremia : 52 bab
o Yehezkiel : 48 bab
Urutan ini ® sesuai dengan zaman perutusan mereka
Kitab kedua belas nabi: terdiri dari
67 bab
1.
Hosea : 14
bab,
2.
Yoel : 9 bab,
3.
Amos : 9 bab
4.
Obaja : 1 bab
5.
Yunus : 4 bab
6.
Mikha : 7 bab
7.
Nahum : 3 bab
8.
Habakuk : 3
bab
9.
Zefania : 3
bab
10. Hagai : 2 bab
11. Zakaria : 14 bab
12. Maleakhi : 3 bab
Ada lima periode kenabian Israel:
1.
Nabi-nabi
perintis : akhir zaman para hakim-abad ke-8 SM
2.
Nabi-nabi
sebelum pembuangan : pertengahan abad ke-8 SM – pembuangan Babel (586 SM)
3.
Nabi-nabi di
pembuangan Babel : 586 – 538 SM
4.
Nabi-nabi
sesudah pembuangan : 538 SM – pertengahan abad ke-5 SM
5.
Dari
pewartaan kenabian ke kesusastraan Wahyu.
BAB II
KENABIAN
A. MACAM-MACAM
NABI
§
Seorang nabi ® punya hubungan khusus dengan “dunia atas” yang
ilahi, Tuhan, ataupun dewa.
Hubungan khusus ini :
Seorang nabi tahu tentang hal-hal yang akan
terjadi dimasa mendatang/tempat lain.
o Mereka juga dikatakan sebagai juru bicara Allah
Bicara ® atas nama Allah (yang disampaikan ialah hasil
permenungan yang mendalam antara Ia dan Allah).
o Israel punya hubungan Khusus dengan Tuhan.
Umat Israel : Adalah umat pilihan Allah, Allah
yang maha kuasa telah memilih bangsa israel menjadi umat-Nya (masuk dalam
sebuah perjanjian).
§
Tidak semua
nabi itu sama ciri dan coraknya. Namun ada kesamaan dasariah yakni ® hubungan khusus dengan Allah.
§
Abdi Tuhan :
Hubungan khas mereka dengan Allah nampak dalam gejala-gejala aneh, estatik yang
(hubungan khusus) karena hubungan inilah orang itu disebut “Nabi-nabi” /
“anak-anak” ® menjadi anggota kelompok nabi-nabi.
o Mereka mengenal “rahasia” berkat hubungan istimewa
dengan Tuhan (seorang “pelihat” yang tahu hal-hal tersembunyi).
§
Tokoh-tokoh :
istilah nabi-nabi
o Orang percaya (dipanggil secara khusus) ® untuk menyampaikan firman-Nya kepada umat. Nabi
itu bola (disebut : nabi-nabi kharismatik).
Nabi-nabi kharismatik ® berperan sebagai pembela agama murni dan pembina
iman kepercayaan sejati terhadap kemerosotan yang kerap diajarkan raja-raja.
B. NABI ADALAH
ABDI TUHAN
§
Nabi
kharismatik : dipanggil Tuhan ® menyampaika pesan khusus (bagi umat Allah).
Bukan tokoh-tokoh : dipertanyakan hidupmnya
§
Serupa dengan
nabi-nabi disebut “abdi Tuhan” ® hubungan khusus dengan Allah
§
Dari kalangan
biasa (terbuka dengan hal-hal sederhana, bijaksana, dekat dengan Allah)
Berasal dari kalangan : rakyat biasa (tidak
mengalami pendidikan tinggi).
§
Nabi itu
.......... dipanggil Tuhan (dikaruniai dengan karunia khusus)
Tidak mengangkat dirinya sendiri® tapi diangkat oleh Allah (menunggu dan
membutuhkan waktu yang ditentukan oleh Allah sendiri).
C. TUGAS
NABI
§
Disebut ® suara hati umat Allah.
o Saksi hidup dari kehadiran Tuhan pada umat
pilihan-Nya.
Mereka diutus ® untuk
mempertahankan/memperteguh umat Allah
“kepercayaan
sejati”
Diutus ® mengikat (perjanjian dengan umat pilihan-Nya)
§
Mereka tidak
“Revolusioner” ® dalam bidang keagamaan
§
Bukan pendiri
agama baru ® tapi pembaharu (penyemangat iman kepercayaan yang lama)
o Mempertahankan, meneruskan ® mengembangkan kepercayaan lama (dipertahankan,
meneruskan serta mengembangkannya).
§ Memberi petunjuk jalan bagaimana iman-kepercayaan
yang sama dapat dihayati dan diamalkan dalam keadaan baru dan dalam macam-macam
situasi
§ Ada kesamaan dasariah antara semua nabi.
§
Para nabi
sangat terlibat dalam situasi politik dan keadaan sosial do zamannya ® bertindak sebagai “panfsir”.
B. AJARAN
PARA NABI
§ Para nabi berperan penting dalam perkembangan
agama bangsa Israel, mereka bukan hanya membahwa bangsanya kepada Yahwe akan
tetapi mereka memegan peranan utama dalam memperkembangkan pernyataan Ilahi.
§ Dari peranan yang khas dalam diri para nabi, ada 3
hal yang pokok dalam dalam ajaran mereka, diantaranya Monoteisme, ajaran
kesusilaan dan penantian akan keselamatan.
§ Uraian tentang ajaran para nabi.
1)
Monoteisme
§ Secara harafiah, monoteisme dapat dirumuskan
mengakui hanya ada satu Allah saja dan menolak ilah-ilah yang lain.
§ Orang israel tidak mengenal allah lainselain Allah
Yahwe, dan itu tampak dalam pernyataan Allah di Gunung sinai dahulu yang
berhubungan erat dengan terpilihnya bangsa Israel sebagai umat Allah.
§ Dengan peristiwan di Gunung Sinai, maka Yahwe
nampak sebagai Allah bangsa Israel, Allah yang berdiam di Tanah dan
tempat-tempat suci Israel.
§ Selai Yahwe, tidak ada tempat ilah-ilah yang lain,
melawan perintah Yahwe maka murka Allah akan terjadi.
§ Allah itu adalah Allah yang transenden yang
mengatasi dan melampaui segala ciptaan.
§ Transenden Allah yang seperti diungkapkan oleh
para nabi bahwa Allah adalah Kudus.
§ Allah diselubungi oleh tabir rahasia (Yes 6),
Allah berada jauh di atas.
§ Allah juga degambarkan sebagai Tuhan yang dekat
dengan melalui kebaikan-Nya dan cinta mesra yang dinyatakan oleh-Nya kepada
umat milik-Nya.
§ Secara tegas nabi Hosea dan nabi Yeremia
mengatakan kebaikan Allah, yang diumpamakan dengan perkawinan yang diadakan
oleh Yahwe dan Israel.
2)
Ajaran kesusilaan
§ Ajaran para nabi tentang kesusilaan berpusat pada
ke 10 perintah Allah.
§ Dosa adalah perbuatan yang dapat memisahkan antara
Allah dan manusia.
§ Pada hakekatnya, dosa adalah pemberontakan
terhadap Allah yang adil (Amos), dosa menjadi pusat perhatian nabi Yeremia,
dosa mengajar kepada seluruh bangsa yang tampaknya sudah termakan olehnya dan
tidak dapat dipertobatkan lagi (Yer 13:23).
§ Monoteisme para nabi ini tidak berlawan dengan
hukum, ajaran kesusilaan para nabi justru bertumpu pada hukum yang pernah
dimaklumkan oleh Allah.
§ Menurut nabi Yeremia, agama batiniah itu adalah
syarat bagi sebuah perjanjian baru, seluruh hidup keagamaan serta tanda-tanda
lahiriah ibadat harus dijiwai semangat batiniah.
3)
Penantian akan keselamatan
§ Hukuman yang menimpa umat israel bukanlah babak
terakhir hubungan Allah dan umat Israel, Allah tidak menghendaki umat-Nya
musnah seluruhnya, walaupun umat-Nya meninggalkan-Nya, Allah tetap menyayangi
sisa-sisa Israel, artinya seperti yang terdapat dalam kitab Amos 5:15.
§ Dalam gambaran para nabi, hukuman yang hampir
dekat berkaitan dengan penghakiman pada akhir zaman.
§ Untuk mendirikan dan memimpin kerajaan-Nya di
bumi, Allah sebagai Raja memilih wakil, dan wakil itu akan diurapi dan akan
mengabdi kepada Allah dengan taat. Maka Ia di sebut sebagai “Yang diurapi”
yaitu Mesias.
§ Jemaat Kristen purba menghubungkan nubuat-nubuat
para nabi mengenai Mesias itu dengan Yesus Kristus.
§ Menurut pandangan jemaat purba, Yesus adalah
penyelamat, Kristus artinya Mesias, Ia lahir di Betlehem keturunan Daud, Ia
raja pencinta damai.
Cacatan
Ajaran nabi ada 3 macam diantaranya
adalah
1. Monoteisme yang berkaitan dengan singkritisme
§ Kata kunci dalam ajaran ini adalah Sinai karena
menjadi pilar. Cth Yahwe-Musa-Israel
§ Yahwe adalah penguasa semesta, tidak ada ilah-ilah
yang lain.
§ Transenden merupakan batas-batas manusiawi, dari
transenden manusiawi di kuduskan
§ Misteri transenden adalah Jauh = tidak terjangkau,
dekat tidak terpisahkan
§ Yes 59:2, Yes 6:5
2. Ajaran kesusilaan yang berkaitan dengan Maral dan
sosial
§ Amos 5:15 lepas dari murka Allah artinya hidup
§ Has 1:12, Yer 31:31-34 sikap batin yang tepat
§ Mi 6:6-8 yang
diinginkan adil, cinta kesetiaan dan rendah hati
3. Penantian akan keselamatan: harapan mesianisme
BAB III
NABI-NABI
PERINTIS
A. PENGERTIAN
Nabi perintis ® adalah nabi-nabi yang muncul sebelum Amos
(pewartaan dan karyanya tidak dibukukan secara teripsah dan diberi judul dengan
namanya).
Kitab-kitab ini antara lain: Yosua, Hakim-hakim
1-2 Samuel dan 1-2 Raja-raja ® tradisi Yahudi : disebut nabi-nabi dahulu
Priodenya : dimulai dari akhir zaman para hakim – kematian Elisa (
± 1050 – 797 SM)
± 1050 – 797 SM)
Latar belakang:
1.
Kenabian
peralihan ® zaman hakim-hakim ke zaman kerajaan
2.
Kebabian dan
nabi-nabi pada zaman Daud dan Salomo (zaman satu kerajaam)
3.
Kenabian dan
nabi-nabi menjelang dan pada awal perpecahan kerajaan Salomo.
4.
Kenabian dan
nabi-nabi di kerajaan Israel sebelum Amos.
B. NABI DAN
SEBUTAN-SEBUTAN NABI
Arti kata nabi (masih diperdebatkan) ® secara umum : berasal dari kata Akadis nabu (m) ® bearti mengangkat, menunjuk atau memanggil.
Nabi masih
diperdebatkan dari segi kata (aktif atau pasif)
o Nabi kata aktif ® pembicara/pewarta
o Kata pasif ® orang yang diangkat, ditunjuk,
dipanggil/dipercayakan dengan suatu pesan.
Jadi, haruslah
dimengerti menurut arti pasifnya, jadi dari sudut etmologisnya ialah orang yang
diutus Tuhan dengan suatu tugas tertentu.
Kej 20:7
® Abraham disebut “nabi”
Musa dipandang sebagai nabi, karena
dilukiskan kerap berdoa bagi umat ® musa dipandang sebagai nabi, panggilannyaa
dilukiskan dalam bentuk panggilan kenabian.
C. KENABIAN
PADA MASA PERALIHAN DARI ZAMAN PARA HAKIM KE ZAMAN KERAJAAN.
Rombongan Nabi
o Fenomen kenabian muncul pertama kali dalam sejarah
umat Israel (dalam kelompok di tempat-tempat ibadat). Tampak seperti orang
“kepenuhan”.
Dalam keadaan ini : mereka berubah menjadi manusia
lain
o Rombingan nabi-nabi ini dapat disebut : nabi-nabi
kepenuhan ® mereka tidak menyampaikan firman dan juga tidak punya nama (orang-orang
yang kepenuhan Roh),
Reaksi rakyat
terhadap fenomen kenabian : mungkin menghina, dan kerap juga disebut sebagai
orang gila
Samuel (± 1040 SM)
§
Tokoh
istimewa saat lahirnya fenomen kenabian ialah : Samuel
Tokoh yang serba bisa ® seorang imam (1 Sam 1-2), nabi (1 Sam 3), dan
hakim (1 Sam 7).
Ia juga adalah seorang arsitek kerajaan
§
Samuel adalah
hadiah Tuhan:
o Lahir dari perempuan mandul yang telah lama
menderita penghinaan.
o Secara mendalam ® karena panggilannya menjadi nabi.
§
Samuel ® sebagai hakim pembebas Israel dari tangan orang
Filistin, ia tidak ikut berperang
Kenabiannya tersirat dalam :
1.
Dalam
seruanya kepada orang Israel untuk kembali kepada Tuhan
2.
Dalam doanya
bagi bangsa Israel
§
Samuel adalah
seorang pelihat bukan karena ia mampu memberitahukan di mana barang yang hilang
® tapi mampu menunjukan apa yang akan terjadi.
D. KENABIAN
DAN NABI-NABI PADA ZAMAN DAUD (1010 – 971 SM)
§
Pada zaman
ini fenomen kanabian ® nabi-nabi berada di samping raja dan mendampinginya (dikatakan nabi-nabi
istana).
§
Nabi-nabi
tersebut ialah : Gad dan Natan
GAD
§
Gad ® “nabi-nabi” disebut pertama kali ketika Daud
melarikan diri dari kerajaan Saul (bersembunyi di gua Adulam).
Daud ingin tinggal di gua itu terus menerus ® Gad melarangnya, dan menyerukan untuk kembali ke
Yehuda.
§
Meskipun Gad
itu pelihat Daud ® dia bukanlah pelayan Daud, namun ia adalah utusan Tuhan.
NATAN
§
Nabi kedua
pada zaman Daud adalah Natan (Tuhan memberikan) ® ia terkenal daripada Gad
§
Ia tidak
tinggal di istana (punya rumah sendiri).
§
Terkenal:
karena menyampaikan firman mengenai kekalahan tahta kerajaan (dinasti) Daud.
§
Daud ® ingin mendiri rumah bagi Tuhan
Tuhan ® mendirikan rumah bagi Daud (rumah dimaksud disini
ialah dinasti).
§
Natan
terkenal karena keberaniannya : mengecam Daud yang telah membunuh Uria untuk
mengambil betsayda (sebagai istrinya) ® seorang nabi yang bukan pelayan Daud tetapi
utusan Tuhan.
E. KENABIAN
DAN NABI-NABI MENJELANG DAN PADA AWAL PERPECAHAN SALOMO
AHIA
§
Salomo yang
jaya ® berakhir dengan tragis.
Kerajaannya pecah 2 (oleh dosa dan politiknya)
§
Ada
ketidakpuasan dari suku-suku diutara ® diperlakukan sebagai rodi
Ketidakpuasaan ini ® munculah Ahia dati silo menyampaikan firman Allah
kepada Yerobeam (punya rencana memberontak terhadap Salomo).
§
Firman ® disampaikan dengan perbuatan simbolis/tanda (apa
yang akan terjadi)
Ahia tampil lagi ® Yerobeam mendirikan lembu emas di Betel dan Dan
(malapetaka terhadap keluarganya akan dibinasakan).
SEMAYA
§
Semaya (Tuhan
mendengarkan) menggagalkan rencana Rehabeam, anak Salomo yang ingin memerangi
suku-suku Israel yang telah memisahkan diri dari tahta Daud
§
Semaya diutus
untuk menggagalkan peperangan.
§
Menyampaikan
hukuman kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda
SEORANG ABDI ALLAH DARI YEHUDA : PERISTIWA BETEL
§
Seorang abdi
Allah datang dari Yehuda ® mewartakan kehancurkan mezbah di Betel ® didirikan Yerobeam (marah terhadap abdi Tuhan) ia
ingin menangkap/membunuh ® tapi tangannya kejang-kejang.
§
Raja takut,
memohon kepada nabi (mohon kerahiman Tuhan) agar dipulihakn lagi.
F.
KENABIAN DAN NABI-NABI DI KERAJAAN ISRAEL SEBELUM
AMOS
YEHU BIN HANANI
§
Mendapat
firman Tuhan untuk mengecam Baesa, raja Israel. ® menyampaikan hukuman Tuhan atas tingkah laku
Yerobeam.
ELIA
§
Perutusan
Elia memberi kesan yang mendalam pada generasi-generasi yang menyusulnya.
§
Tokoh
Perjanjian Lama (yang penuh teka-teki dan rahasia).
§
Muncul di
zaman pemerintahan Ahab (ditandai perang melawan aram).
§
Elia nabi
yang penuh rahasia (muncul-menghilang secara tiba-tiba) ® sukar untuk didekati. Tapi ia mengesankan.
§
Elia adalah
nabi yang dipenuhi kecemburuan (seperti Tuhan yang cemburu ketika umat-Nya
mengabdi Baal).
§
Dikenang
karena tulus menyatakan kepahitannya menjadi utusan Tuhan
§
Karyanya
berakhir dengan kegagalan, gagal dengan dirinya sendiri.
ELISA
§
Elisa (Tuhan
menyelamatkan) nabi yang muncul dalam pemerintahan raja Ahab, Yoram, Yehu,
Yoahas, dan Yoas.
§
Perutusannya
berlangsung : ± 50 tahun (853 – 797)
§
Ciri khas
kenabian Elisa : penampilannya sebagai pemimpin komunitas-komunitas. Elisa
dihormato dalam komitas-komunitas ini ® ia dipanggil “bapa”
KESIMPULAN
§
Kenabian
perintis punya banyak bentuk atau wajah ® punya ciri sendiri.
§
Ada beberapa
sebutan bagi nabi-nabi perintis ® pelihat dan abdi Allah (hamba Tuhan)
§
Seorang
menjadi nabi berdasarkan panggilan : yakni nabi samuel dan Elisa.
§
Firman Tuhan
diterima entah dalamtidur/mimpi dan sebagainya.
§
Dalam
kesadaran penuh akan tugasnya kata-kata mereka selalu dibuak dengan
“Demikianlah Firman Tuhan (semesta alam).
§
Nabi-nabi
perintis ® menyampaikan firman Tuhan secara lisan, kadang-kadang melalui perbuatan
tanda.
§
Jenis yang
disampaikan terutama firman malapetaka atau hukuman, tapi kadang-kadang
peringatan atau hukuman.
§
Isi kata-kata
kenabian menyangkut soal ibadat, sosial, politik-perang.
BAB IV
NABI-NABI
KEMUDIAN (KLASIK)
DAN
PENULIS KESUSASTERAAN APOKALIPTIK
§ Nabi-nabi yang muncul sebelum Amos ® disebut nabi-nabi perintis (terlibat dalam
politik).
§ Muncul menyampaikan firman Allah sewaktu-waktu
(dalam hal militer)
§ Mereka dekat dengan raja ® tapi bukan pelayan keinginan raja.
§ Natan telah menjadi hati nurani Daud ® ketika ia melakukan dosa yang keji.
Nabi-nabi sebelum pembuangan (Amos, Hosea, Yesaya,
Mikha, Nahum, Zefanaya, Yeremia, Habakuk, dan Obaja) ® menyampaikan pewartaan bahwa Tuhan akan menghukum
bangsa Israel.
§
Israel begitu
tegar meninggalkan Allah dalamdosa-dosa.
§
Pembuangan
Babel (titik balik dalam pewartaan kenabian)
Deutro Yesaya ® pewartaan kerahiman Tuhan (yang telah diwartakan
nabi-nabi
sebelum
pembuangan terpenuhi).
Trito Yesaya ® muncul sesudah pembuangan (Hagai, Zakaria,
Malehaki, dan Yoel).
BAB V
KITAB–KITAB PARA NABI
A. KITAB-KITAB
PARA NABI DALAM SEBUAH PROSES
§
Nabi-nabi
yang nubuat-nubuatnya tercantum dalam Alkitab kerap kali disebut ® “nabi penulis”
Nabi pada umumnya : bukan penulis
§
Apa yang
mula-mula secara lisan ® kemudian barulah dikumpulkan dan dituliskan.
§
Biasana kitab
nabi-nabi dikumpulkan dan disusun orang lain lama setelah nabi meninggal.
Bagaimana kitab para
nabi itu terjadi?
§
Penyusun
mengumpulkan bahan yang tersedia ® kemudian menderetkannya.
Secara umum
Kerangka nabi ada tiga :
1. Disajikan sekumpulan nubuat berupa ancaman yang
tertuju kepada umat Israel
2. Nubuat berupa ancaman yang tertuju kepada bangsa
lain.
3. Nubuat penghiburan.
Kerap kali ada tiga macam bahan yang
terkumpul :
1. Nubuat-nubuat yang dibawakan nabi sendiri
2. Cerita mengenai nabi (terselip kedalam cerita itu
juga perkatan-perkataan nabi sendiri)
3. Yang disampaikan nabi sendiri (cerita-cerita
tentang nabi berasal dari orang-orang lain dari nabi yaitu pengikut dan
pendukung nabi).
Kitab-kitab kenabian dibagi menjadi
dua bagian
1.
Kitab nabi
besar : Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh (ditambah surat nabi
Yeremia), Yehezkiel dan Daniel.
2.
Kitab nabi
kecil : Hosea, Yoel, Amos, Obaja,
Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk,
Zefania, Hagai, Zakaria, dan Maleakhi.
B. NABI-NABI
BESAR
KITAB NABI YESAYA
§
Terjemahan
Indonesia membagi kitab ini menjadi dua : bab 1-39 dan bab 40-66
o Kitab Yesaya (bab 40-66) ® berasal dari nabi lain dari nabi Yesaya yang
berkarya pada zaman lain pula (tidak diketahui nama nabi itu)
Disebut “Deutero
– Yesaya” ® artinya yesaya yang kedua.
o Bab 40-55 ® berasal dari seorang nabi saja
o Bab 56-66 ® banyak nubuat, asal usulnya cukup kabur.
Disebut “Trito – Yesaya” ® artinya Yesaya ketiga, nama itu dikenakan pada
bagian kitab Yesaya bukan pada seseorang tertentu yang namanya belum diketahui.
Kitab Yesaya Bab 1-39
1. Kitab
Nabi
§
Yes 1-35
nubuat Yesaya tampil di Yehuda (th 740 - 700)
§
Ada pula
sisipan dalam kitab Yesaya : Bab 13-14 ; 24-27 ; 33-35 (semua berasal dari
nabi-nabi yang tampil di zaman pembuangan/sesudahnya). Tidak dikenal
(Deutro-Yesaya dan Trito-Yesaya).
Kitab nabi Yesaya memuat tiga macam kumpulan nubuat
1. Ancaman kepada umat Allah di Yehuda
2. Ancaman kepada bangsa yang memusuhi umat Tuhan
3. Janji bagi umat yang tertimpa kemalangan
(penghiburan)
2. Nabi
(menyangkut orangnya)
§
Nabi Yesaya
berkaraya di Yerusalem : 40 tahun ia berasal dari kota itu.
§
Zaman itu ® masa sulit (ancaman penyerangan secara terus
menerus dari kerajaan Asyur) Raja Yehuda memberontak melawan Asyur.
§
Yesaya
termasuk kalangan atas masyarakat ia punya istri dan dua anak.
§
Ia juga
berbakat seni sastra yang luar biasa ® menciptakan sajak-sajak, karya seni yang bermutu
tinggi.
Ia dipanggil ® dalam keadaan umat yang gawat dalam bidang
politik, ekonomi, dan agama.
§
Terjadi
kemerosotan ahlak: ketidak adilan dan pemerasan dari pihak kalangan atas
terhadap rakyat kecil.
3. Pesan
Nabi
§
Nabi sangat
merasa betapa kudus Allah Israel
§
Kedalam pengalaman
kekudusan Allah masuklah kesadaran akan kedosaan, kefanaan dan kerapuhan
manusia.
§
Intinya
Yesaya mewartakan kekudusan Allah.
§
Ia
menyaksikan kemerosotan yang merambat pada umat Allah yang seharusnya “kudus”,
sebagaimana (pantas bagi umat pilihan Allah yang adalah “kudus”).
§
Tuhan tidak
dapat dipermainkan, atau diremehkan ® ancaman-ancaman Yesaya memang menakutkan.
§
Namun
demikian, Yesaya tetap menaruh pengharapan yang tak tergoncangkan. Tetap ada
sisa umat Allah yang akan selamat ® menjadi titik pangkal umat Allah yang baru.
§
Nabi Yesaya ® berbicara tentang keturunan Daud di masa
mendatang.
Kitab Yesaya Bab 40-55
1. Kitab
Nabi
§
Yes 40-55 ® berasal dari nabi yang sama, namun disini ada
sisipan-sisipan (orang lain)
§
Yes 40-55 ® terkumpul nubuat dan sajak yang nadanya sama
(nada optimis).
40:1 ® kitab penghiburan
Nubuat-nubuat dalam kitab ini ® bisa langsung ditulis oleh nabi sendiri.
§
Secara khusus
ada empat sajak yang berkata tentang “Hamba Tuhan”.
2. Nabi
(menyangkut orangnya)
§
Nabi tak
bernama (Deutro – Yesaya) ® tampil dan berkarya di negri Babel (termasuk kaum buangan) th 586.
§
Keadaan
disana tidak terlalu buruk (tinggal berkelompok-kelompok, sebagai petani,
pedagang, dsb).
§
Nabi Deutro –
Yesaya ® berbakat seni luar biasa, ia sehaluan dengan nabi Yesaya (alam pikiran dan
gagasannya).
3. Pesan
Nabi
§
Nabi Deutro –
Yesaya ® seturut nabi Yesaya, nabi Deutro – Yesaya juga mewartakan kekudusan Allah
“Allah itu kudus”.
§
Ia
memuji-muji Tuhan sebagai pencipta yang Mahakuasa ® Allah ini hadir di negri Babel.
§
Deutro –
Yesaya ® mencoba menyakinkan kaum buangan bahwa mereka tetap boleh dan harus
berharap.
Kitab Yesaya Bab 56-66
1. Kitab
Nabi
§
Merupakan
kumpulan nubuat-nubuat dan sajak-sajak ® mungkin berasal dari masa sebelum pembuangan ke
Babel, muncul ditengah-tengah pembuangan, dan sesudah masa pembuangan.
2. Nabi
(menyangkut orangnya)
§
Tidak berasal
hanya dari seorang nabi saja (tidak diketahui).
§
Nubuat dan
sajak-sajak yang terkumpul hanpir senada atau mirip dengan Deutro – Yesaya.
§
Para ahli
sepakat kitab Yesaya 56-66 ini disebut “Trito – Yesaya (Yesaya ketiga).
3. Pesan
Nabi
§
Titik yang
ingin disampaikan ialah : “Tetap ada masa depan”
§
Para nabi
yang buah pikirannya terkumpul dalam Yes 55-66 (Trito – Yesaya) meyuarakan kepercayaan sejati itu.
§
Nabi-nabi itu
mempertahankan, menyatakan, dan memperdalam kepercayaan kepada Tuhan dan
pengharapan akan keselamatan.
KITAB NABI YEREMIA
§ Terjemahan Yunani kuno : disusul dua-tiga karya
lain yakni kitab Barukh, kitab Ratapan nabi Yeremia, dan ada juga Surat nabi
Yeremia.
§ Barukh adalah sekretaris nabi Yeremia
Yeremia
§ Tampil sebelum pembuangan Babel
§ Tampil di panggung sejarah umat Allah (100 th
setelah nabi Yesaya).
§ Pada masanya ada nabi-nabi lain yaitu : Zefanya,
Habakuk, Nahum, dan Yehezkhiel. ® Yeremialah yang paling menonjol dan berpengaruh.
§ Dizaman itu bangsa Israel mengalami kemelut yang
paling hebat dalam seluruh sejarahnya.
§ Situasi politik : Kerajaan Yehuda ® dari Asyur ® ke Mesir ® terus ke Babel.
1. Kitab
Nabi
§
Kitab ini
terkesan : Kacau-balau (karena cerita-ceritera yang tersusun tidak sesuai
peristiwa).
§
Menyolok
ialah : Berupa sajak dan nubuat tapi ada bagian lain yang berupa ceritera.
Dalam sebagain cerita itu :
o Nabi angkat bicara, bahwa Tuhan sendiri yang
menyampaikan firman kepadannya.
o Ada orang lain yang berkata tentang firman Tuhan
yang disampaikan nabi Yeremia.
§
Mula-mula
kitab ini tersendiri – kemudian dicampur-adukan.
§
Unsur utma
dan pertama ialah : ditulis oleh penulis Yeremia ialah Barukh.
Kitab nabi Yeremia memuat empat bagian
1. Ancaman ditujukan kepada umat Israel
2. Ceritera-ceritera tentang nabi Yeremia
3. Berupa ancaman kepada bangsa lain
4. Berupa tambahan yang diambil dari 2 Raj 24: 18 –
25 ; 21
2. Nabi
§
Yeremia
berasal dari keluarga imam
§
Masih muda (± 20 th) Yeremia dipanggil menjadi nabi.
§
Ia tidak
punya niat dan minat mencalonkan diri, ia lebih suka hidup tenang-tenang saja,
ramah tamah dengan semua orang.
§
Ia merasa
berat ketika menyampaikan ancaman kepada orang kampung yang cinta damai (tidak
ada orang yang mau mendengar suaranya).
§
Tugasnya
terlalu berat ® sebagai nabi ia berontak, namun demikian ia adalah seorang nabi yang
percaya pada Tuhan (ia dan Allah punya hubungan pribadi yang mesra)
§
Semasa
hidupnya rupanya nabi Yeremia gagal, tapi kemudaian ia semakin berpengaruh.
Oleh orang Yahudi : Ia dihormati sebagai pelindung
bangsa
3. Pesan
Nabi
§
Umat Israel
(umat pilihan Allah) ® melanjutkan pikiran Hosea
§
Ia menegaskan
bahwa hubungan Allah dengan umat-Nya adalah hubungan kasih (suami-istri).
§
Menyedihkan
jika Israel “berzinah” ® kepada dewa-dewi, menyembah berhala dan sebagainya.
BAHAN
PENUNJANG
§
Ditinjau dari
segi bentuk dan isi, pesan para penglihat ditujukan kepada penguasa dengan
menyerupai pesan anbi-nabi tertua di israel yang dikatakan dalam Kitab Suci.
Pengetian Nabi :
o
Nabi adalah
seorang yang membawa pesan atau juru bicara Allah (Kel 5:15-16 dan Kel 7:1).
o
Nabi adalah
orang yang dipakai oleh Allah untuk menyampaikan sabda Allah kepada Manusia.
§ Kesadaran para nabi akan pewartaan atau pesan yang
disampaikan oleh mereka dari Allah, maka dalam mereka menyampaikan pesan dengan
berkata “Tuhan berfirman…….., Firman Tuhan, atau beginilah firman Tuhan”.
§ Firman Tuhan yang disampaikan kepada para nabi
memaksakan kepada mereka untuk menyampaikan firman itu, contoh nabi Amos.
§ Para nabi diutus sebagai saksi-saksi kehendak
Allah, mereka harus menjadi alamat kehendak Allah, dan bukan hanya melalui
perkataan-perkataan mereka saja melainkan perbuatan mereka, serta seluruh kehidupan
mereka menjadi nubuat, cthnya adalah nabi Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dll.
Ada bebrbagai cara pesan dari Allah
yang diterima oleh para nabi, seperti
1) Dari penglihatan cth nabi Yesaya atau Yehezkiel
dan Daniel
2) Pendengaran cth Samuel
3) Dan dari ilham batiniah seperti ungkapan yang
berbunyi “firman Tuhan datang padaku atau firman Tuhan kepadaku………”.
§ Isi pesan Tuhan kepada para nabi disampaikan
dengan berbagai cara, diantaranya adalah Dalam bentuk sajak atau cerita, kiasan
yang disampaikan dengan jelas, dalam bentuk firman, kotbah, sindiran, atau
lagu-lagu.
Singkatnya adalah pesan Allah
disampaikan oleh para nabi dalam bentuk :
o
Cerita dan
perumpamaan
o
Teguran keras
o
Tulisan dan
nyayian
o
Kotbah,
ratapan dan perdebatan.
§ Adanya perbedaan dalam menerima dan menyampaikan
pesan Allah oleh para nabi diterima dengan berbagai cara dan itu sangat
tergantung dari watak pribadi dan kecakapan-kecakapan alamiah para nabi.
§ Dengan adanya perbedaan itu, ada sesuatu yang sama
dalam para nabi menyampaikan pesan Tuhan seperti nabi sejati akan sadar bahwa
ia hanya sebuah alat, ada hubungan langsung yang amat yang amat dalam antara
nabi dan Tuhan (pengalaman Mistik).
§ Perbedaan antara nabi-nabi besar dan nabi-nabi
kecil terdapat dalam pesan Allah yang akan disampaikan oleh mereka kepada orang
banyak. Nabi dikatakan nabi besar terilihat dari pesan Allah yang disampaikan
oleh mereka bukan kepada personal akan tetapi kepada orang banyak (rakyat).
§ Pesan para nabi menyangkut masa sekarang dan masa
depan. Nabi diutus kepada orang-orang sezamannya, artinya ia memberitahukan
kepada orang tentang kehendak Allah. Dalam hal ini, sebagai juru bicara Allah,
tindakan para nabi tidak terikat pada waktu tertentu.
1) Nubuat tentang masa depan: Nubuat yang disampaikan
para nabi tentang masa depan memperkuat serta melanjutkan wejangan-wejangan
yang dibawakan olehnya. Nabi dapat bernubuat akan sesuatu yang akan terjadi
sebagai suatu tanda, dan terlaksananya nubuat itu akan membenarkan perkatan dan
karyanya. Dan nabi dapat melihat hukuman-hukuman yang akan menimpa bangsa itu
atas balasan tentang sesuatu yang dikecam oleh nabi.
2) Nabi juga dapat melihat keselamatan yang mendatang
sebagai ganjaran atas pertobatan.
§ Dalam ajaran para nabi banyak menyangkut tentang
akir zaman, malahan menyangkut tentang kemulian kemuliaan terakhir Allah. Dari
ajaran itu selalu memiliki hubungan dari hari kecaman para nabi.
§ Hal yang harus mendapat perhatiaan, pesan para
nabi terselubung suatu tabir rahasia dan bari jelas setelah itu terjadi,
§ Ada 2 segi
pesan para nabi, yaitu mengecam dan menghibur.
§ Cara orang mengenal antara nabi palsu dan nabi
yang sejati adalah nabi palsu menipu rakyat dan nabi sejati membela rakyat.
§ Untuk mengetahui bahwa pesan yang disampaikan oleh
para nabi itu bener-benar dari Allah, dalam hal ini ada 2 cara yang dapat
digunakan, yang terdapat dalam Alkitab, diantaranya adalah
1) Nubuat yang disampaikan oleh nabi itu terlaksana
(yes 28:9;Ul 18:22) dan terutama.
2) Isi ajaran itu sesuai dengan ajaran Yahwe (Yer
23:22;Ul 13:2-6).
§ Di dalam kitab Yeremia dikatakan bahwa, di dalam
Bait Allah di Yerusalem terdapat sebuah kamar Ben Yohanan, abdi Tuhan yang
agaknya seorang nabi. Dengan berdasarkan keterangan tersebut, dan bertumpu pada
sejumlah doa-doa nabi dengan doa liturgis, dan para ahli sampai pada suatu
kesimpulan bahwa bahwa para nabi (Yesaya, Yeremia dan Yehezkiel) adalah para
petugas-petugas Bait Allah dan memainkan peranan-peranan penting dalam ibadat
Resmi.
GAGASAN POKOK
Seorang nabi adalah
a. Orang yang secara langsung mengalami Allah,
b. Orang yang menerima pernyataan mengenai kekudusan
dan kehendak Allah.
c. Orang yang dapat melihat peristiwa-peristiwa
dimasa hidupnya dan dapat melihat kemasa depan dangan diterangi cahaya ilahi.
d. Orang yang diutus oleh Allah untuk membahwa orang
kembali kejalan yang benar dan cinta kasih kepada Allah.
Karunia kenabiaan merupakan suatu cara
yang khas dipakai penyelenggara Ilahi untuk membimbing umat terpilih
Cacatan Dalam Kuliah
§ Kesusahan dalam menjadi nabi, adalah:
o
Menegur
penguasa
o
Perilaku aneh
o
Pembohong
o
Paksaan
§ Perkataan para Nabi adalah mengecam dan menegur
bangsa-bangsa Israel.
C. KENABIAN
§ Para nabi diutus sebagai saksi-saksi kehendak
Allah, mereka harus menjadi “alamat” kehendak Allah. Hal yang demikian tidak
hanya perkataan-perkataan mereka, akan tetapi juga perbuatan-perbuatan mereka,
bahkan seluruh kehidupan mereka menjadi nubuat (nabi).
§ Pesan Allah kepada para Nabi dengan melalui
berbagai cara : Mimpi, Penampakan, pendengaran/bisikan.
§ Akan tapi secara umum, pesan Allah kepada para
nabi dengan melalui Ilham Batiniah.
§ Perbedaan dalam cara menerima dan menyampaikan
pesan Allah itu pada umunya tergantung dari watak pribadi dan
kecakapan-kecakapan alamiah masing-masing nabi.
§ Dalam perbedaan itu terdapat kesamaan dasari. Pada
setiap nabi sejati, ia sadar bahawa ia hanya Alat, nabi yang sungguh-sungguh
yakin bahwa ia telah menerima firman dan firman itu harus disampaikan kepada
orang lain.
§ Pesan nabi pada umumnya disampaikan kepada
sekelompok orang (orang banyak) cth Am7:15, Yes 6:9.
§ Selain pada sekelompok orang, pesan Allah yang
disampaikan oleh Para Nabi juga pada perorangan cthnya Yer 20;6, Am 7:17
D. WAKTU
KENABIAN
§ Pesan kenabian menyankut masa sekaran dan masa
depan.
§ Nabi diutus pada masanya dan masa depan
§ Sebagai juber Allah, nabi tidak terikat pada zaman
itu
§ Nubuat-nubuat yang diucapkan nabi tentang masa
depan memperkuat serta melanjutkan wejangan-wejangan yang diwartakannya.
§ Nabi dapat menubuatkan sesuatu yang akan terjadi
dalam waktu dekat sebagai suatu tanda, pelaksanaan nubuat itu akan membenarkan
perkataan dan karyanya.
§ Nabi dapat melihat hukuman yang akan menimpa
mereka atas kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan.
§ Selain itu, nabi juga dapat melihat keselamatan
sebagai ganjaran atas pertobatan mereka.
§ Ada 2 cara menurut pencatatan KS tantang nubuat
nabi itu benar, dintaranya
1) Nubuat itu terlaksana (Yer 28:9; UL 18:22)
2) Nubuat itu sesuai dengan ajaran agama Yahwe (Yer
23:22;UL 13:2-6)
§ Contoh Nabi-Nabi Palsu adalah
1. Jujur – keliru
2. Pura-pura jadi nabi
3. menipu rakyat
GAGASAN POKOK
Seorang nabi adalah
1. Seorang yang langsung mengalami Allah
2. Menerima pernyataan kekudusan dan kehendak Allah
3. Ia menilai kehidupan-kehidupan dimasa hidupnya dan
dengan melihat masa depan dengan diterangi cahaya ilahi
4. Ia diutus oleh Allah untuk mengingatkan kepada
Manusia akan tuntutan Allah dan membawa orang kembali kepada ketaatan dan cinta
kasih kepada Allah.
Karunia kenabian merupakan suatu cara
khas yang digunakan penyelenggaraan Ilahi untuk membimbing umat pilihan.
E. GERAKAN
KENABIAN
§ Para nabi menujukan pesannya bukan kepada Raja
melainkan kepada seluruh Bangsa, oleh karena pesan mereka bersifat umum, maka
pesan itu terpelihara secara tertulis dan membawa pengaruh untuk selanjutnya.
§ Setelah nabi Elisa wafat, gerekan kenabian yang
besar belangsung sampai pada pembuangan bangsa Israel, dalam masa itu
menonjolah peranan nabi Yesaya dan Yeremia.
§ Nabi-nabi yang berkarya di zaman kembalinya bangsa
Israel dari pembuangan adalah nabi Hagai dan Zakharia yang memusatkan perhatian
pada pembangunan Bait Suci.
Cacatan Dalam Perkuliahan
§ Kenabian yang di munculkan oleh Allah pada waktu
Israel dalam masa pembuangan adalah penghiburan.
§ Dan, kenabian yang deberikan oleh Allah pada waktu
Israel jaya adalah kekerasan Moral.
KITAB
YESAYA
A. RINGKASAN
§ Nabi Yesaya lahir sekitar tahun 765 Mas.
§ Ia dipanggil oleh Allah pada tahun 740, pada zman
pengankatan raja Uzia.
§ Nabi Yesaya menerima panggilannya di Bait suci
Yerusalem.
§ Ia ditugaskan Allah untuk memaklumkan kemusnahan
kerajaan israel dan Yehuda sebagai hukuman atas ketidak setiaan umat kepada
Yehwe.
§ Ia mejalankan tugasnya selama 40 tahun.
§ Ada 4 nubuat-nubuat nabi Yesaya yang bisa di
jadikan satu, diantaranya
1. Nubuat yang pertama diucapkannya pada hari
panggilannya (740) dan permulaah pemerintahan raja Ahas (735). Nubuatnya
tentang kemorosatan akhlak yang merajalela dalam kerajaan israel (utara) yang
disebabkan kemakmuran materil.
2. Menantang permainan politik raja Ahas yang tidak
percaya akan kekuasaan Allah (8:16-18).
3. Yesaya selalu teguh dalam pendiriannya
menghendaki, supaya bangsa menolak setiap persekutuan militer dan mengharapak
bantuan dari pada Allah melulu.
4. Yesaya tetap menyokong raja Yehuda dalam tekatnya
itu dan berjanji kepada bantuan Allah.
§ Ajaran Yang Diwartakan Yesaya:
1. Pengharapan akan datangnya MESIS (Yesus)
2. Pertobatan (Yes 1:16-20)
3. Monoteisme (Percaya pada Yahwe/Allah saja)
B. CATATAN
§ Yesaya dipanggil dengan penglihatan (6:1-13
Panggilan Yesaya)
§ Situasi Jemaat pada waktu Yesaya dipanggil oleh
Allah
1.
Yesaya
menyadari bahwa yang sesungguhnya mengancam kehidupan Yehuda bukanlah kekuatan
Asyur, tetapi dosa bangsa Yehuda sendiri, karena bangsa itu tidak taat dan
kurang percaya kepada Allah.
2.
Mereka dalam
keadaan hancur tanpa harapan. Kemerosotan Moral bagi para kaum kaya
§
Isi
1)
Peringatan
dan janji 1:1--12:6
2)
Hukuman untuk
bangsa-bangsa 13:1 - 23:18
3)
Pengadilan
Allah terhadap dunia 24:1 - 27:13
4)
Peringatan
lebih lanjut dan janji 28:1 - 35:10
5)
Raja Hizkia
dari Yehuda dan orang-orang Asyur 36:1 - 39:8
6)
Pesan penuh
janji dan harapan 40:1 - 55:13
7)
Peringatan
dan janji 56:1 - 66:24
§
Tujuan Dalam
Tulisan Yesaya
1.
Sang Nabi
menghadapi bangsa sendiri dan bangsa lain yang sejaman dengan firman Tuhan
mengenai dosa mereka dan hokum Allah yang akan datang
2.
Dengan
berbagai penglihatan yang mengandung wahyu dan roh, nubuat Yesaya
membauhkan pengharapan bagi angkatan
masa depan orang Yahudi buangan. Mereka akan kembali dari pembungan dan akan
ditebus oleh Allah untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi
3.
Nubuat Yesaya
bahwa Allah akan mengirim Mesias dari keturunan Daud yang keselamatannya
meliputi semua bangsa di bumi, sehingga member pengaharapan bagi umat ALLAH di
bawah perjanjian lama dan baru.
§
Ciri Khas
Kitab Yesaya
1.
Sebagian
besar ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagian karya sastra, tidak dapat
dibandingkan keindahan, keluasan, dan keanekaragaman dalam syairnya.
2.
Yesaya
disebut Nabi Injil karena dari semua PL, nubuat-nubuatnya tentan Mesias berisi
pernyataan yang paling lengkap dan jelas dari Injil Yesus Kristus.
3.
Penglihatanya
tentang salib dalam 53:1-12; adalah nubuat paling khusus dan terperinci dalam
seluruh alkitab mengenai kematian Yesus bagi orang berdosa
4.
Menjadi Kitab
PL yang paling teologis dan luas, karena ia melihat ke belakang (penciptaan)
dan kedepan (kehidupan/akhir zaman)
5.
Kitab ini
lebih banyak menyatakan sifat-sifat keagungan dan kekudusan Allah, Allah yang
digambarkan Yesaya adalah Allah yang kudus dan mahakuasa “yang mahkudus Allah
Israel”(Yes 12:6)
§
Pewartaan
yang harus disampaikan Kita sebagai calon Katekis:
1.
Penyadaran
diri bahwa kita juga dipanggil oleh Allah
2.
Menyerukan
pertobatan dan pengharapan (supaya orang hidup berpegang kepada Allah)
3.
Harus
memiliki keberanian untuk menentang suatu tindakan politik uang
4.
Bertekun
dalam iman dan percaya bahwa Allah menyelamatkan
PEMBAHASAN
SETELAH UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
RATAPAN
NABI YEREMIA
1.
Umat Allah yang meratapi kematian
Ada
unsur menangis :
· Disebabkan terharu (senang)
· Sedih, kehilangan, duka, ditinggalkan, dan
sebagainya ® disebabkan (penyesalan).
Hal ini pulalah yang dialami oleh umat
Yerusalem (547 - 586)
Pembuangan I ke Babel
Kitab ini adalah kumpulan lagu
kesedihan/tangisan (Yeremia) ini ditujukan kepada Tuhan ® merupakan suatu doa. Yeremia ini mewakili (umat
Israel) ratapan, meski sebagai suatu bangsa.
Kita tahu : bahwa Yerusalem sebagai
lambang pemersatu (hancur) di zaman Yosea ® menyebabkan (tanda israel sebagai suatu bangsa
mati) yang ada hanya bangsa babel.
Pembuat kitab ini ialah : Orang yang
terlibat langsung pada suatu peristiwa (pribadi langsung yaitu Yeremia) ada
kemungkinan nabi Yeremia langsung yang menulis 2 Taw 24-25
Dari 5 Bab di bagi 3 tema pokok:
1. .
2. .
3. .
4. .
5. .
2.
Isi kitab Ratapan
§
Bukan sebagai
kitab kenabian, namun masuk dalam salah satu kitab nabi besar. Hal ini
dikarenakan dibalik suatu peristiwa itu menyingkap suatu peristiwa yang
mendalam (ada suatu peristiwa yang terjadi dibalik peristiwa itu) yakni
kehendak Allah yang ingin disampaikan.
§
Hancurnya
bangsa Israel dan dibuang merupakan kehendak Allah.
3. Refleksi
1.
Sadar akan
kesalahan
2.
Mohon ampun’
3.
Sabar
menjalani hukuman
4.
Membangun
kepercayaan-harapan akan masa yang akan datang.
4. Catatan:
Berdasarkan Tradisi ® teks asli ibrani ini diterjemahkan kedalam bahasa
latin.
§
Tidak
diketahui berapa orang yang menciptakan
§
Lagu-lagu
tersebut dipakai oleh orang Yahudi untuk mengenang hancurnya Bait Allah (tembok
ratapan).
BARUKH
§
Dalam barukh
hanya ada 2-3 tema ditambah 1 Surat Yeremia.
§
Terjemahan
Yunani ada 3 tema
§
Terjemahan
Latin ada 4 tema ditambah 1 Surat Yeremia.
Jadi kesimpulannya ialah:
1.
Pengakuan
dosa
2.
Permohonan
3.
Kebijakan
milik umat
4.
Harapan akan
Yerusalem
5.
Ditambah
(Surat Yeremia).
§
Surat ini
bernada mengejek tapi mengikat (bab 6:1-6)
Ayat 15 ® tidak terjadi hal yang lazim karena tidak ada
pengantar
Ayat 16 ® masuk dalam sebuah isi.
Penjelasan:
Ayat 15 : suatu yang bernilai 3 kata 1 kata menjadi 4 kata. “Jika
ditempatkan di kuil” ® merupakan penghubung dari ayat 1:15a. Keseluruhannya yaitu ® sama dengan ayat 16 hingga akhir (allah-allah
lain)
Penjelasan kuil :
kuil disini berbeda dengan Sinagoga atau Bait Allah
Namun
ditujukan kepada ilah-ilah lain (allah-allah lain).
Ayat 16 : Ayat ini merupakan penghubung ® sekaligus isi dari Surat Yeremia.
Pada bagian
pendahuluan bab 1:1-14 (ditambah oleh barukh) merupakan pendahuluan
§
Kalau tidak
ditambah oleh barukh, surat-surat Yeremia tidak akan masuk (disini dikarenakan
peran barukh pada bagian pengantar/pendahuluan).
§
Oleh barukh
karya itu dikirim ke Yerusalem (kepada para pemuka bangsa itu) suratnya ditulis
oleh Yeremia.
Kitab ini ingin mengajak
Sebuah
semangat yang mendalam
1) Pertobatan yang menyelamatkan
Kesadaran akan dosa – semangat untuk bertobat dan
membangun kepercayaan akan masa depan (mirip dengan ratapan).
2) Karena dosa ® penyelamatan dihukum oleh Allah yang adil
Pernyataan Barukh dan Yeremia :
§ Masuk babel (allah-allah lain) ® ini ditekankan penyindiran sekaligus mengingatkan
§ Sindiran ini dijawab 2 : 11 3:8
o Jika umat penuh kepercayaan, bertobat dan kembali
kepada kebijaksanaan dan hikmat Allah, maka Allah akan memulihkan kembali.
o Lembu emas, perak dan sebagainya : emas (suatu
yang mulia, megah dan menarik) ini dimiliki oleh (para penguasa
dunia/raja-raja, kaisar dan sebagainya) ® mereka punya kharisma. Disembah oleh umat/diminta
tolong oleh umat Yerusalem.
®
Maka barukh
dan Yeremia memberikan sindirian sekaligus peringatan bagi umat.
YEHEZKIEL
§ Tidak dihubungkan karya-karya kenabian lain.
§ Dalam Alkitab Ibrani kitab nabi Yehezkiel langsung
menyusul kitab nabi Yesaya.
§ Dalam Alkitab Yunani kitab nabi Yehezkiel
ditempatkan sesudah Surat Yeremia.
§ Nabi yehezkiel sejaman dengan nabi Yeremia, tapi
berkarya ditempat lain.
§ Kaum buangan tahun 597 diangkut ke Babel (terdapat
seorang imam bernama Yehezkiel) bertugas di bait Allah. Yeremia ® meneruskan karyanya di Yerusalem. Di negeri Babel
imam Yehezkiel dipanggil sebagai nabi Tuhan (593).
§ Ia menjadi imam dan beristri, berkarya pada awal
masa pembuangan, dan diakhir masa pembuangan ia baru disusul nabi lain di Babel
yaitu (Deutro-Yesaya).
§ Pengasingan di babel idak terlalu buruk
(transmigran, mengolah tanah yang baru, berdagang) kaum buangan mempunyai
kebebasan terbatas. Disini Yehezkiel sebagai penasehat pemimpin-pemimpin itu.
Kitab Nabi
§ Membaca, kesan yang muncul: kitab ini baik dan
teratur, namun kitab ini sulit untuk dibaca (terletak pada gaya bicara nabi
bukan dalam susunan kitabnya)
§ Bab 1-24 : disajikan sejumlah nubuat, tindakan
penglihatan yang nadanya sama.
§ Bab 25-32 : menyusul sejumlah sajak yang
menubuatkan dan mengancam hukuman yang ditimpakan Tuhan kepada bangsa-bangsa
yang memusuhinya.
§ Bab 33-48: menjanjikan kepada umat Israel
kebahagian dan keselamatan.
§ Dalam keseleurhan kitab, nabi sendiri bercerita
tentang apa yang dikatakan dan dikerjakannya.
§ Namun ada juga beberapa keganjilan (ada
bagian-bagian yang diberi tanggal, ada juga yang tidak bertanggal, dan
bercampur).
Nabi (nabi yang aneh)
§ Nabi adalah pewarta ® mewartakan dengan mulut
§ Yehezkiel dengan tanda-tanda (bukan oral) ia
mewartakan dengan catuh (hidup) lambang-lambang
§ Saat Israel hancur: dimainkan sebagai sebuah
drama.
o
Prilakunya,
bukan prilaku tetapi melambangkan kehendak Allah, sikap Allah.
o
Kotoran
manusia ® sebagai roti
o
Bisu, tidak
bisa bicara (dilambangkan sebagai Firman),
o
Lumpuh ® hal ini (manusia)
Pesan
Nabi
§ Kedosaan dasariah dan awali sangat ditonjolkan
§ Mula-mula Allah mengasihi, memilih dan merawat
umat yang menjadi istri-Nya (umat melacurkan diri).
§ Kedosaan umat Israel (pemujaan berhala dan
pelanggaran hukum taurat)
§ Kedosaan umat Israel berlawanan dengan kekudusan
Allah, kekudusan Allah melampaui segala sesuatu (Allah maha kudus)
KITAB
NABI DANIEL
§ Kitab ini dimasukan dalam kelompok (kitab-kitab
nabi besar).
§ Dalam Alkitab Yunani kitab nabi Daniel lebih tebal
dibanding kitab Ibrani.
Kitab Nabi Daniel (berbeda dari yang lain)
§ Sebuah kitab khusus dan sedikit aneh.
§ Bagian pertama: sekumpulan ceritera mengenai tokoh
utama seluruh kitab Daniel, dan tiga temannya.
§ Gaya sastra yang berupa tulisan itu bukanlah gaya
kenabian, tetapi gaya apokapliptik (penulis berbicara mengenai wahyu Ilahi, dan
secara terperinci mengenai akhir zaman).
§ Keanehan lain dari kitab Daniel ialah bahasa yang
dipakai.
Kitab Hiburan bagi umat yang dianiaya
1. Masa lampau yang memberi hati
2. Penghiburan masa yang akan datang.
§ Kumpulan-kumpulan:
o
Imajinasi
(berdasarkan pengalaman masa lampau).
o
Kumpulan
cover-cover berada saat itu
Semuanya ini diambil oleh pengkotbah
bernama Daniel
§ Penulis : adalah orang yang hidup dalam (keadaan
saat) itu.
Kesimpulan:
§ Dikumpulkan seorang penulis yang tahu tentang
persisnya jiwa-jiwa tentang sejarah keselamatan.
§ Ditulis pada abad ke-2 Sm.
KEDUA
BELAS NABI
§ Kedua belas nabi itu dinamakan “nabi-nabi kecil” ® jadi kecil tidak semua nabi itu kecil nilai atau
peranannya.
1.
Kitab Nabi Hosea
§ Merupakan nubuatany yang berasal dari pengalaman
pribadi Hosea bin Beeri (Israel sejati yang hidup dalam tahun-tahun kerajaan
Utara) istrinya: Gomer, memiliki 3 anak ® istrinya tidak setia kepadanya.
§ Allah merupakan pasangan yang setia bagi Israel,
Israel meyerupai Gomer (tidak setia) ® seorang yang “melacur” mencari dewa-dewa palsu
dan janji-janji palsu dari bangsa asing.
§ Allah selalu siap mengajak bangsa Israel kembali.
Inti pewartaan: Kasih setia
yang jaya.
2.
Kitab Nabi Yoel
§ Yoel anak Petuel disebut sebagai penulis kitab
ini. Tetapi kitab suci sendiri tidak membicarakan dirinya.
§ Nubuatnya dipicu oleh munculnya hama belalang yang
begitu hebat di Yehuda. Ia mengajak penduduk Yudea untuk berdoa dan berpuasa.
§ Hama belalang (gambaran akan “hari” Tuhan)
Inti Pewartaan : Bertobatlah
maka kalian akan menerima karunia Roh Kudus.
3.
Kitab Nabi Amos
§ Amos adalah seorang penggembala dan penebang pohon
dari Teoka, sebuah kota yang terletak 16 KM dari selatan Yerusalem (dipanggil
Allah semasa dengan Hosea).
§ Amos memulai nubuatnya dengan memohon penghakiman
Allah atas bangsa-bangsa disekeliling Israel.
§ Wanita-wanita Israel digambarkan: sebagai
sapi-sapi bashan, laki-lakinya disebut: Pemalas dan manja.
§ Ada pengharapan, karena pengharapan itu Amos
mengajak umat kembali ke jalan yang lurus.
§ Ia adalah pembela dan penegak keadilan
4.
Kitab Nabi Obaja
§ Nubuat kitab Nabi obaja merupakan kitab terpendek
dalam perjanjian lama. Nubuat tersebut merupakan sebuah pernyataan bahwa Allah
akan menghukum Edom karena memusuhi Yehuda.
§ Pesan inti seluruh lembaran Obaja terungkap dalam
kalimat terakhir: Tuhanlah yang empunya kerajaan itu.
5.
Kitab Nabi Yunus
§ Seorang Nabi yang ditelan oleh seekor ikan besar
(yang membawanya ke Asyur).
§ Kitab ini merupakan kumpulan khotbah seperti
halnya kitab para nabi lainnya.
§ Kitab Yunus hendak menggabarkan: umat yang picik
hatinya.
6.
Kitab Nabi Mikha
§ Mikha 1:1 mewakili : waktu penulisan, meringkas
isinya.
§ Nabi Mikha adalah seorang Nabi yang sezaman dengan
nabi Yesaya (721).
§ Dalam ancamannya Nabi Mikha senada dengan Nabi
Amos (mengecam ketidakadilan dalam masyarakat).
§ Meskipun melontarkan ancaman, namun Nabi Mikha
juga memberi harapan.
Inti Pewartaan: Berlaku adil
dan mencintai kesetiaan.
7.
Kitab Nabi Nahum
§ Nahum tampil menjelang tahun 612, ketika ibu
kotanya Niniwe dihancurkan oleh orang Babel dibantu oleh orang Media.
§ Kehancuran itu merupakan inti dari nubuat Nabi
Nahum (lawan Tuhan adalah Asyur yang kejam dan sombong).
§ Nahum 2 merupakan sebuah puisi yang menggambarkan
runtuhnya Niniwe.
8.
Kitab Nabi Habakuk
§ Kitab Habakuk mempertengahkan pertanyaan yang sama
dari zaman dahulu hingga sekarang.
§ Habakuk adalah seorang nabi di Yehuda.
§ Nabi Habakuk terus mempertanyaan mengapa menghukum
orang yang berdosa.
9.
Kitab Nabi Zefanya
§ Hidup pada masa Raja Yoisa berkuasa di Yehuda.
§ Zefanya berang terhadap penyembahan berhala yang
dilakukan oleh raja-raja jahat dengan memberi peringatan akan datanya hari
Tuhan (berupa penghakiman dan penghukuman)
10. Kitab
Nabi Hagai
§ Nabi-nabi memperingatkan bahwa Yerusalem akan
dihancurkan karena kemurtadannya. Nabi sangat sedih melihat kenyataan itu.
§ Pesan nabi Hagai sangat kena pada keadaan zamannya
sendiri. Ia mendesak agar Bait Allah dibangun kembali.
11. Kitab
Nabi Zakaria
§ Bagian pertama kitab ini (1-8) berasal dari nabi
Zakaria sendiri.
§ Bagian kedua berasal dari satu atau dua bahkan
lebih banyak nabi lain (Deutero-Zakaria) dan (Trito-Zakaria).
§ Kitab ini sangat sukar dipahami
§ Nabi Zakaria adalah seorang nabi dari kalangan
para imam dan sezaman dengan nabi Hagai.
§ Senada dengan nabi Hagai nabi Zakaria, juga
mendesak supaya Bait Allah yang baru segera didirikan. Ini merupakan prasyarat
keselamatan yang diharapkan dan dinantikan.
12. Kitab
Nabi Maleakhi
§ Maleakhi berarti “Utusan-Ku”® para ahli menggangap bahwa Maleakhi sebagai
sebuah judul ketimbang nama diri.
§ Penulis menyusun kitab ini setelah beberapa lama
Bait Allah dibangun kembali (515 SM)
BAB VI
CONTOH
HERMENEUTIKA
Bagaimana
Harus Menafsir?
§ Hermeneutika ® menafsir dari dalam (jawabannya itu ada di dalam
kitab itu sendiri).
Berkaitan dengan cara menafsir berikut
langkah-langkah yang perlu dilakukan:
1. Persiapan
Bertanyalah
tentang apa yang akan ditafsir. Apa kiranya yang harus ditanya dari teks itu?
o Mengapa menngunakan kata: ketika, saat, sesudah
itu, waktu itu
o Carilah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu,
bisa dari: teks itu sendiri, dari konteks (pasal/bab), dari keseluruhan kitab
itu sendiri (baik PB-PL).
o Jangan terlalu cepat mencari jawaban dari
buku-buku dari luar Kitab Suci.
2.
|
4 – 7
8 – 10
Contoh :
Yunus 4 : 1 -11
Ay.
1 : Apa yang dimaksud hal itu?
Mengapa hatinya kesal?
Apa yang menyebabkan ia marah?
Yunus marah kepada siapa?
Dimana ia marah?
Tafsir : Marah
kepada Tuhan, atas sikap Tuhan bahkan atas sikap Niniwe
Dimana ia marah, di negeri Pigram.
Ay. 2 :
Apa yang ia katakan ketika di negerinya?
Mengapa menggunakan kata ganti ketiga “nya”.
Tafsir : Allah ditekankan bukan sebagai pribadi,
malapetaka (dihadirkan
bukan kepada Tuhan satu pribadi). Engkau Yahwe.
Kata-kata apa yang disampaikan Yunus? Ay. 2
Engkaulah Allah.
Ay.
3 : Mengapa ia perlu mati?
Tafsir :
Ay. 7 Menegaskan pertobatan. Yunus malu ® tapi iri. Jadi
sekarang Ay. 7 mempertegas Ay. 2