Selasa, 13 Januari 2015



BAB I
PENDAHULUAN

§  Selama beberapa puluh tahun umat israel mengalami situasi hati yang tidak tenang. Seorang dari mereka muncul dan menentang dan memperingatkan bangsanya dan para pemimpinnya akan panggilan mereka sebagai umat Allah. (disebut tentara Tuhan® dengan kekuatan kata-kata yang mempesonakan)
§  Hasil pewartaan mereka tertuang dalam kitab-kitab (kitab kenabian).
Kitab kenabian dibagi menjadi dua bagian:
1.    Kitab nabi besar : Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh (ditambah surat nabi Yeremia), Yehezkiel dan Daniel.
2.    Kitab nabi kecil : Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefania, Hagai, Zakaria, dan Maleakhi.
Ctt:
§  Tidak semua kitab mengandung pewartaan kenabian, contohnya: Ratapan (suatu kitab nyanyian)®dimasukan kedalam kelompok karena berasal dari Yeremia
§  Barukh : ditempatkan sesudah ratapan (dianggap berasal dari Barukh, sekretaris Yeremia)® kitab ini berisi doa permohonan.
Tidak ada nabi Barukh.
§  Daniel : termasuk kesusteraan wahyu (selebaran gelap) ® beredar di zaman penindasan (oleh dinasti Yunani)
§  Yunus : merupakan suatu perumpamaan panggilan kenabian.
Sebutan nabi-nabi kecil dan nabi-nabi besar: Tidak bermasuk menunjukan keunggulan mereka.
Keriterium urutan-urutan kitab nabi-nabi besar ini diukur menurut: tebalnya buku mereka masing-masing.
o  Yesaya : 66 bab
o  Yeremia : 52 bab
o  Yehezkiel : 48 bab
Urutan ini ® sesuai dengan zaman perutusan mereka
Kitab kedua belas nabi: terdiri dari 67 bab
1.        Hosea : 14 bab,
2.        Yoel : 9 bab,
3.        Amos : 9 bab
4.        Obaja : 1 bab
5.        Yunus : 4 bab
6.        Mikha : 7 bab
7.        Nahum : 3 bab
8.        Habakuk : 3 bab
9.        Zefania : 3 bab
10.    Hagai : 2 bab
11.    Zakaria : 14 bab
12.    Maleakhi : 3 bab
Ada lima periode kenabian Israel:
1.    Nabi-nabi perintis : akhir zaman para hakim-abad ke-8 SM
2.    Nabi-nabi sebelum pembuangan : pertengahan abad ke-8 SM – pembuangan Babel (586 SM)
3.    Nabi-nabi di pembuangan Babel : 586 – 538 SM
4.    Nabi-nabi sesudah pembuangan : 538 SM – pertengahan abad ke-5 SM
5.    Dari pewartaan kenabian ke kesusastraan Wahyu.



BAB II
KENABIAN

A.  MACAM-MACAM NABI
§  Seorang nabi ® punya hubungan khusus dengan “dunia atas” yang ilahi, Tuhan, ataupun dewa.
Hubungan khusus ini :
Seorang nabi tahu tentang hal-hal yang akan terjadi dimasa mendatang/tempat lain.
o  Mereka juga dikatakan sebagai juru bicara Allah
Bicara ® atas nama Allah (yang disampaikan ialah hasil permenungan yang mendalam antara Ia dan Allah).
o  Israel punya hubungan Khusus dengan Tuhan.
Umat Israel : Adalah umat pilihan Allah, Allah yang maha kuasa telah memilih bangsa israel menjadi umat-Nya (masuk dalam sebuah perjanjian).
§  Tidak semua nabi itu sama ciri dan coraknya. Namun ada kesamaan dasariah yakni ® hubungan khusus dengan Allah.
§  Abdi Tuhan : Hubungan khas mereka dengan Allah nampak dalam gejala-gejala aneh, estatik yang (hubungan khusus) karena hubungan inilah orang itu disebut “Nabi-nabi” / “anak-anak” ® menjadi anggota kelompok nabi-nabi.
o  Mereka mengenal “rahasia” berkat hubungan istimewa dengan Tuhan (seorang “pelihat” yang tahu hal-hal tersembunyi).
§  Tokoh-tokoh : istilah nabi-nabi
o  Orang percaya (dipanggil secara khusus) ® untuk menyampaikan firman-Nya kepada umat. Nabi itu bola (disebut : nabi-nabi kharismatik).
Nabi-nabi kharismatik ® berperan sebagai pembela agama murni dan pembina iman kepercayaan sejati terhadap kemerosotan yang kerap diajarkan raja-raja.

B.  NABI ADALAH ABDI TUHAN
§  Nabi kharismatik : dipanggil Tuhan ® menyampaika pesan khusus (bagi umat Allah).
Bukan tokoh-tokoh : dipertanyakan hidupmnya
§  Serupa dengan nabi-nabi disebut “abdi Tuhan” ® hubungan khusus dengan Allah
§  Dari kalangan biasa (terbuka dengan hal-hal sederhana, bijaksana, dekat dengan Allah)
Berasal dari kalangan : rakyat biasa (tidak mengalami pendidikan tinggi).
§  Nabi itu .......... dipanggil Tuhan (dikaruniai dengan karunia khusus)
Tidak mengangkat dirinya sendiri® tapi diangkat oleh Allah (menunggu dan membutuhkan waktu yang ditentukan oleh Allah sendiri).

C.  TUGAS NABI
§  Disebut ® suara hati umat Allah.
o  Saksi hidup dari kehadiran Tuhan pada umat pilihan-Nya.
     Mereka diutus ®   untuk mempertahankan/memperteguh umat Allah
                                    “kepercayaan sejati”
                   Diutus ® mengikat (perjanjian dengan umat pilihan-Nya)
§  Mereka tidak “Revolusioner” ® dalam bidang keagamaan
§  Bukan pendiri agama baru ® tapi pembaharu (penyemangat iman kepercayaan yang lama)
o  Mempertahankan, meneruskan ® mengembangkan kepercayaan lama (dipertahankan, meneruskan serta mengembangkannya).
§  Memberi petunjuk jalan bagaimana iman-kepercayaan yang sama dapat dihayati dan diamalkan dalam keadaan baru dan dalam macam-macam situasi
§  Ada kesamaan dasariah antara semua nabi.
§  Para nabi sangat terlibat dalam situasi politik dan keadaan sosial do zamannya ® bertindak sebagai “panfsir”.

B.  AJARAN PARA NABI
§  Para nabi berperan penting dalam perkembangan agama bangsa Israel, mereka bukan hanya membahwa bangsanya kepada Yahwe akan tetapi mereka memegan peranan utama dalam memperkembangkan pernyataan Ilahi.
§  Dari peranan yang khas dalam diri para nabi, ada 3 hal yang pokok dalam dalam ajaran mereka, diantaranya Monoteisme, ajaran kesusilaan dan penantian akan keselamatan.
§  Uraian tentang ajaran para nabi.
1)   Monoteisme
§  Secara harafiah, monoteisme dapat dirumuskan mengakui hanya ada satu Allah saja dan menolak ilah-ilah yang lain.
§  Orang israel tidak mengenal allah lainselain Allah Yahwe, dan itu tampak dalam pernyataan Allah di Gunung sinai dahulu yang berhubungan erat dengan terpilihnya bangsa Israel sebagai umat Allah.
§  Dengan peristiwan di Gunung Sinai, maka Yahwe nampak sebagai Allah bangsa Israel, Allah yang berdiam di Tanah dan tempat-tempat suci Israel.
§  Selai Yahwe, tidak ada tempat ilah-ilah yang lain, melawan perintah Yahwe maka murka Allah akan terjadi.
§  Allah itu adalah Allah yang transenden yang mengatasi dan melampaui segala ciptaan.
§  Transenden Allah yang seperti diungkapkan oleh para nabi bahwa Allah adalah Kudus.
§  Allah diselubungi oleh tabir rahasia (Yes 6), Allah berada jauh di atas.
§  Allah juga degambarkan sebagai Tuhan yang dekat dengan melalui kebaikan-Nya dan cinta mesra yang dinyatakan oleh-Nya kepada umat milik-Nya.
§  Secara tegas nabi Hosea dan nabi Yeremia mengatakan kebaikan Allah, yang diumpamakan dengan perkawinan yang diadakan oleh Yahwe dan Israel.
2)   Ajaran kesusilaan
§  Ajaran para nabi tentang kesusilaan berpusat pada ke 10 perintah Allah.
§  Dosa adalah perbuatan yang dapat memisahkan antara Allah dan manusia.
§  Pada hakekatnya, dosa adalah pemberontakan terhadap Allah yang adil (Amos), dosa menjadi pusat perhatian nabi Yeremia, dosa mengajar kepada seluruh bangsa yang tampaknya sudah termakan olehnya dan tidak dapat dipertobatkan lagi (Yer 13:23).
§  Monoteisme para nabi ini tidak berlawan dengan hukum, ajaran kesusilaan para nabi justru bertumpu pada hukum yang pernah dimaklumkan oleh Allah.
§  Menurut nabi Yeremia, agama batiniah itu adalah syarat bagi sebuah perjanjian baru, seluruh hidup keagamaan serta tanda-tanda lahiriah ibadat harus dijiwai semangat batiniah. 
3)   Penantian akan keselamatan
§  Hukuman yang menimpa umat israel bukanlah babak terakhir hubungan Allah dan umat Israel, Allah tidak menghendaki umat-Nya musnah seluruhnya, walaupun umat-Nya meninggalkan-Nya, Allah tetap menyayangi sisa-sisa Israel, artinya seperti yang terdapat dalam kitab Amos 5:15.
§  Dalam gambaran para nabi, hukuman yang hampir dekat berkaitan dengan penghakiman pada akhir zaman.
§  Untuk mendirikan dan memimpin kerajaan-Nya di bumi, Allah sebagai Raja memilih wakil, dan wakil itu akan diurapi dan akan mengabdi kepada Allah dengan taat. Maka Ia di sebut sebagai “Yang diurapi” yaitu Mesias.
§  Jemaat Kristen purba menghubungkan nubuat-nubuat para nabi mengenai Mesias itu dengan Yesus Kristus.
§  Menurut pandangan jemaat purba, Yesus adalah penyelamat, Kristus artinya Mesias, Ia lahir di Betlehem keturunan Daud, Ia raja pencinta damai.
Cacatan
Ajaran nabi ada 3 macam diantaranya adalah
1.    Monoteisme yang berkaitan dengan singkritisme
§  Kata kunci dalam ajaran ini adalah Sinai karena menjadi pilar. Cth Yahwe-Musa-Israel
§  Yahwe adalah penguasa semesta, tidak ada ilah-ilah yang lain.
§  Transenden merupakan batas-batas manusiawi, dari transenden manusiawi di kuduskan
§  Misteri transenden adalah Jauh = tidak terjangkau, dekat tidak terpisahkan
§  Yes 59:2, Yes 6:5
2.    Ajaran kesusilaan yang berkaitan dengan Maral dan sosial
§  Amos 5:15 lepas dari murka Allah artinya hidup
§  Has 1:12, Yer 31:31-34 sikap batin yang tepat
§  Mi 6:6-8 yang diinginkan adil, cinta kesetiaan dan rendah hati
3.    Penantian akan keselamatan: harapan mesianisme



BAB III
NABI-NABI PERINTIS

A.  PENGERTIAN
Nabi perintis ® adalah nabi-nabi yang muncul sebelum Amos (pewartaan dan karyanya tidak dibukukan secara teripsah dan diberi judul dengan namanya).
Kitab-kitab ini antara lain: Yosua, Hakim-hakim 1-2 Samuel dan 1-2 Raja-raja ® tradisi Yahudi : disebut nabi-nabi dahulu
Priodenya : dimulai dari  akhir zaman para hakim – kematian Elisa (
± 1050 – 797 SM)
Latar belakang:
1.      Kenabian peralihan ® zaman hakim-hakim ke zaman kerajaan
2.      Kebabian dan nabi-nabi pada zaman Daud dan Salomo (zaman satu kerajaam)
3.      Kenabian dan nabi-nabi menjelang dan pada awal perpecahan kerajaan Salomo.
4.      Kenabian dan nabi-nabi di kerajaan Israel sebelum Amos.

B.  NABI DAN SEBUTAN-SEBUTAN NABI
Arti kata nabi (masih diperdebatkan) ® secara umum : berasal dari kata Akadis nabu (m) ® bearti mengangkat, menunjuk atau memanggil.
Nabi masih diperdebatkan dari segi kata (aktif atau pasif) 
o  Nabi kata aktif ® pembicara/pewarta
o  Kata pasif ® orang yang diangkat, ditunjuk, dipanggil/dipercayakan dengan suatu pesan.
Jadi, haruslah dimengerti menurut arti pasifnya, jadi dari sudut etmologisnya ialah orang yang diutus Tuhan dengan suatu tugas tertentu.
     Kej 20:7 ® Abraham disebut “nabi”
     Musa dipandang sebagai nabi, karena dilukiskan kerap berdoa bagi umat ® musa dipandang sebagai nabi, panggilannyaa dilukiskan dalam bentuk panggilan kenabian.

C.  KENABIAN PADA MASA PERALIHAN DARI ZAMAN PARA HAKIM KE ZAMAN KERAJAAN.
Rombongan Nabi
o  Fenomen kenabian muncul pertama kali dalam sejarah umat Israel (dalam kelompok di tempat-tempat ibadat). Tampak seperti orang “kepenuhan”.
Dalam keadaan ini : mereka berubah menjadi manusia lain
o  Rombingan nabi-nabi ini dapat disebut : nabi-nabi kepenuhan ® mereka tidak menyampaikan firman dan juga tidak punya nama (orang-orang yang kepenuhan Roh),
Reaksi rakyat terhadap fenomen kenabian : mungkin menghina, dan kerap juga disebut sebagai orang gila
Samuel (± 1040 SM)
§  Tokoh istimewa saat lahirnya fenomen kenabian ialah : Samuel
     Tokoh yang serba bisa ® seorang imam (1 Sam 1-2), nabi (1 Sam 3), dan hakim (1 Sam 7).
     Ia juga adalah seorang arsitek kerajaan
§  Samuel adalah hadiah Tuhan:
o  Lahir dari perempuan mandul yang telah lama menderita penghinaan.
o  Secara mendalam ® karena panggilannya menjadi nabi.
§  Samuel ® sebagai hakim pembebas Israel dari tangan orang Filistin, ia tidak ikut berperang
Kenabiannya tersirat dalam :
1.      Dalam seruanya kepada orang Israel untuk kembali kepada Tuhan
2.      Dalam doanya bagi bangsa Israel
§  Samuel adalah seorang pelihat bukan karena ia mampu memberitahukan di mana barang yang hilang ® tapi mampu menunjukan apa yang akan terjadi.

D.  KENABIAN DAN NABI-NABI PADA ZAMAN DAUD (1010 – 971 SM)
§  Pada zaman ini fenomen kanabian ® nabi-nabi berada di samping raja dan mendampinginya (dikatakan nabi-nabi istana).
§  Nabi-nabi tersebut ialah : Gad dan Natan
GAD
§  Gad ® “nabi-nabi” disebut pertama kali ketika Daud melarikan diri dari kerajaan Saul (bersembunyi di gua Adulam).
Daud ingin tinggal di gua itu terus menerus ® Gad melarangnya, dan menyerukan untuk kembali ke Yehuda.
§  Meskipun Gad itu pelihat Daud ® dia bukanlah pelayan Daud, namun ia adalah utusan Tuhan.
NATAN
§  Nabi kedua pada zaman Daud adalah Natan (Tuhan memberikan) ® ia terkenal daripada Gad
§  Ia tidak tinggal di istana (punya rumah sendiri).
§  Terkenal: karena menyampaikan firman mengenai kekalahan tahta kerajaan (dinasti) Daud.
§  Daud ® ingin mendiri rumah bagi Tuhan
Tuhan ® mendirikan rumah bagi Daud (rumah dimaksud disini ialah dinasti).
§  Natan terkenal karena keberaniannya : mengecam Daud yang telah membunuh Uria untuk mengambil betsayda (sebagai istrinya) ® seorang nabi yang bukan pelayan Daud tetapi utusan Tuhan.
E.  KENABIAN DAN NABI-NABI MENJELANG DAN PADA AWAL PERPECAHAN SALOMO
AHIA
§  Salomo yang jaya ® berakhir dengan tragis.
Kerajaannya pecah 2 (oleh dosa dan politiknya)
§  Ada ketidakpuasan dari suku-suku diutara ® diperlakukan sebagai rodi
Ketidakpuasaan ini ® munculah Ahia dati silo menyampaikan firman Allah kepada Yerobeam (punya rencana memberontak terhadap Salomo).
§  Firman ® disampaikan dengan perbuatan simbolis/tanda (apa yang akan terjadi)
Ahia tampil lagi ® Yerobeam mendirikan lembu emas di Betel dan Dan (malapetaka terhadap keluarganya akan dibinasakan).
     SEMAYA
§  Semaya (Tuhan mendengarkan) menggagalkan rencana Rehabeam, anak Salomo yang ingin memerangi suku-suku Israel yang telah memisahkan diri dari tahta Daud
§  Semaya diutus untuk menggagalkan peperangan.
§  Menyampaikan hukuman kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda
SEORANG ABDI ALLAH DARI YEHUDA : PERISTIWA BETEL
§  Seorang abdi Allah datang dari Yehuda ® mewartakan kehancurkan mezbah di Betel ® didirikan Yerobeam (marah terhadap abdi Tuhan) ia ingin menangkap/membunuh ® tapi tangannya kejang-kejang.
§  Raja takut, memohon kepada nabi (mohon kerahiman Tuhan) agar dipulihakn lagi.

F.   KENABIAN DAN NABI-NABI DI KERAJAAN ISRAEL SEBELUM AMOS
YEHU BIN HANANI
§  Mendapat firman Tuhan untuk mengecam Baesa, raja Israel. ® menyampaikan hukuman Tuhan atas tingkah laku Yerobeam.
ELIA
§  Perutusan Elia memberi kesan yang mendalam pada generasi-generasi yang menyusulnya.
§  Tokoh Perjanjian Lama (yang penuh teka-teki dan rahasia).
§  Muncul di zaman pemerintahan Ahab (ditandai perang melawan aram).
§  Elia nabi yang penuh rahasia (muncul-menghilang secara tiba-tiba) ® sukar untuk didekati. Tapi ia mengesankan.
§  Elia adalah nabi yang dipenuhi kecemburuan (seperti Tuhan yang cemburu ketika umat-Nya mengabdi Baal).
§  Dikenang karena tulus menyatakan kepahitannya menjadi utusan Tuhan
§  Karyanya berakhir dengan kegagalan, gagal dengan dirinya sendiri.
     ELISA
§  Elisa (Tuhan menyelamatkan) nabi yang muncul dalam pemerintahan raja Ahab, Yoram, Yehu, Yoahas, dan Yoas.
§  Perutusannya berlangsung : ± 50 tahun (853 – 797)
§  Ciri khas kenabian Elisa : penampilannya sebagai pemimpin komunitas-komunitas. Elisa dihormato dalam komitas-komunitas ini ® ia dipanggil “bapa”
KESIMPULAN
§  Kenabian perintis punya banyak bentuk atau wajah ® punya ciri sendiri.
§  Ada beberapa sebutan bagi nabi-nabi perintis ® pelihat dan abdi Allah (hamba Tuhan)
§  Seorang menjadi nabi berdasarkan panggilan : yakni nabi samuel dan Elisa.
§  Firman Tuhan diterima entah dalamtidur/mimpi dan sebagainya.
§  Dalam kesadaran penuh akan tugasnya kata-kata mereka selalu dibuak dengan “Demikianlah Firman Tuhan (semesta alam).
§  Nabi-nabi perintis ® menyampaikan firman Tuhan secara lisan, kadang-kadang melalui perbuatan tanda.
§  Jenis yang disampaikan terutama firman malapetaka atau hukuman, tapi kadang-kadang peringatan atau hukuman.
§  Isi kata-kata kenabian menyangkut soal ibadat, sosial, politik-perang.



BAB IV
NABI-NABI KEMUDIAN (KLASIK)
DAN PENULIS KESUSASTERAAN APOKALIPTIK

§  Nabi-nabi yang muncul sebelum Amos ® disebut nabi-nabi perintis (terlibat dalam politik).
§  Muncul menyampaikan firman Allah sewaktu-waktu (dalam hal militer)
§  Mereka dekat dengan raja ® tapi bukan pelayan keinginan raja.
§  Natan telah menjadi hati nurani Daud ® ketika ia melakukan dosa yang keji.
Nabi-nabi sebelum pembuangan (Amos, Hosea, Yesaya, Mikha, Nahum, Zefanaya, Yeremia, Habakuk, dan Obaja) ® menyampaikan pewartaan bahwa Tuhan akan menghukum bangsa Israel.
§  Israel begitu tegar meninggalkan Allah dalamdosa-dosa.
§  Pembuangan Babel (titik balik dalam pewartaan kenabian)
Deutro Yesaya ® pewartaan kerahiman Tuhan (yang telah diwartakan nabi-nabi
                               sebelum pembuangan terpenuhi).
Trito Yesaya ® muncul sesudah pembuangan (Hagai, Zakaria, Malehaki, dan Yoel).



BAB V
KITAB–KITAB PARA NABI

A.  KITAB-KITAB PARA NABI DALAM SEBUAH PROSES
§  Nabi-nabi yang nubuat-nubuatnya tercantum dalam Alkitab kerap kali disebut ® “nabi penulis”
Nabi pada umumnya :  bukan penulis
§  Apa yang mula-mula secara lisan ® kemudian barulah dikumpulkan dan dituliskan.
§  Biasana kitab nabi-nabi dikumpulkan dan disusun orang lain lama setelah nabi meninggal.
Bagaimana kitab para nabi itu terjadi?
§  Penyusun mengumpulkan bahan yang tersedia ® kemudian menderetkannya.
Secara umum Kerangka nabi ada tiga :
1.    Disajikan sekumpulan nubuat berupa ancaman yang tertuju kepada umat Israel
2.    Nubuat berupa ancaman yang tertuju kepada bangsa lain.
3.    Nubuat penghiburan.
Kerap kali ada tiga macam bahan yang terkumpul :
1.      Nubuat-nubuat yang dibawakan nabi sendiri
2.      Cerita mengenai nabi (terselip kedalam cerita itu juga perkatan-perkataan nabi sendiri)
3.      Yang disampaikan nabi sendiri (cerita-cerita tentang nabi berasal dari orang-orang lain dari nabi yaitu pengikut dan pendukung nabi).
Kitab-kitab kenabian dibagi menjadi dua bagian
1.    Kitab nabi besar : Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh (ditambah surat nabi
Yeremia), Yehezkiel dan Daniel.
2.    Kitab nabi kecil :    Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk,
Zefania, Hagai, Zakaria, dan Maleakhi.

B.  NABI-NABI BESAR
KITAB NABI YESAYA
§  Terjemahan Indonesia membagi kitab ini menjadi dua : bab 1-39 dan bab 40-66
o  Kitab Yesaya (bab 40-66) ® berasal dari nabi lain dari nabi Yesaya yang berkarya pada zaman lain pula (tidak diketahui nama nabi itu)
Disebut “Deutero – Yesaya” ® artinya yesaya yang kedua.
o  Bab 40-55 ® berasal dari seorang nabi saja
o  Bab 56-66 ® banyak nubuat, asal usulnya cukup kabur.
Disebut “Trito – Yesaya”  ® artinya Yesaya ketiga, nama itu dikenakan pada bagian kitab Yesaya bukan pada seseorang tertentu yang namanya belum diketahui.
          Kitab Yesaya Bab 1-39
1.    Kitab Nabi
§  Yes 1-35 nubuat Yesaya tampil di Yehuda (th 740 - 700)
§  Ada pula sisipan dalam kitab Yesaya : Bab 13-14 ; 24-27 ; 33-35 (semua berasal dari nabi-nabi yang tampil di zaman pembuangan/sesudahnya). Tidak dikenal (Deutro-Yesaya dan Trito-Yesaya).
Kitab nabi Yesaya memuat tiga macam kumpulan nubuat
1.    Ancaman kepada umat Allah di Yehuda
2.    Ancaman kepada bangsa yang memusuhi umat Tuhan
3.    Janji bagi umat yang tertimpa kemalangan (penghiburan)
2.    Nabi (menyangkut orangnya)
§  Nabi Yesaya berkaraya di Yerusalem : 40 tahun ia berasal dari kota itu.
§  Zaman itu ® masa sulit (ancaman penyerangan secara terus menerus dari kerajaan Asyur) Raja Yehuda memberontak melawan Asyur.
§  Yesaya termasuk kalangan atas masyarakat ia punya istri dan dua anak.
§  Ia juga berbakat seni sastra yang luar biasa ® menciptakan sajak-sajak, karya seni yang bermutu tinggi.
Ia dipanggil ® dalam keadaan umat yang gawat dalam bidang politik, ekonomi, dan agama.
§  Terjadi kemerosotan ahlak: ketidak adilan dan pemerasan dari pihak kalangan atas terhadap rakyat kecil.
3.    Pesan Nabi
§  Nabi sangat merasa betapa kudus Allah Israel
§  Kedalam pengalaman kekudusan Allah masuklah kesadaran akan kedosaan, kefanaan dan kerapuhan manusia.
§  Intinya Yesaya mewartakan kekudusan Allah.
§  Ia menyaksikan kemerosotan yang merambat pada umat Allah yang seharusnya “kudus”, sebagaimana (pantas bagi umat pilihan Allah yang adalah “kudus”).
§  Tuhan tidak dapat dipermainkan, atau diremehkan ® ancaman-ancaman Yesaya memang menakutkan.
§  Namun demikian, Yesaya tetap menaruh pengharapan yang tak tergoncangkan. Tetap ada sisa umat Allah yang akan selamat ® menjadi titik pangkal umat Allah yang baru.
§  Nabi Yesaya ® berbicara tentang keturunan Daud di masa mendatang.
Kitab Yesaya Bab 40-55
1.    Kitab Nabi
§  Yes 40-55 ® berasal dari nabi yang sama, namun disini ada sisipan-sisipan (orang lain)
§  Yes 40-55 ® terkumpul nubuat dan sajak yang nadanya sama (nada optimis).
40:1 ® kitab penghiburan
Nubuat-nubuat dalam kitab ini ® bisa langsung ditulis oleh nabi sendiri.
§  Secara khusus ada empat sajak yang berkata tentang “Hamba Tuhan”.
2.    Nabi (menyangkut orangnya)
§  Nabi tak bernama (Deutro – Yesaya) ® tampil dan berkarya di negri Babel (termasuk kaum buangan) th 586.
§  Keadaan disana tidak terlalu buruk (tinggal berkelompok-kelompok, sebagai petani, pedagang, dsb).
§  Nabi Deutro – Yesaya ® berbakat seni luar biasa, ia sehaluan dengan nabi Yesaya (alam pikiran dan gagasannya).
3.    Pesan Nabi
§  Nabi Deutro – Yesaya ® seturut nabi Yesaya, nabi Deutro – Yesaya juga mewartakan kekudusan Allah “Allah itu kudus”.
§  Ia memuji-muji Tuhan sebagai pencipta yang Mahakuasa ® Allah ini hadir di negri Babel.
§  Deutro – Yesaya ® mencoba menyakinkan kaum buangan bahwa mereka tetap boleh dan harus berharap.
          Kitab Yesaya Bab 56-66
1.    Kitab Nabi
§  Merupakan kumpulan nubuat-nubuat dan sajak-sajak ® mungkin berasal dari masa sebelum pembuangan ke Babel, muncul ditengah-tengah pembuangan, dan sesudah masa pembuangan.
2.    Nabi (menyangkut orangnya)
§  Tidak berasal hanya dari seorang nabi saja (tidak diketahui).
§  Nubuat dan sajak-sajak yang terkumpul hanpir senada atau mirip dengan Deutro – Yesaya.
§  Para ahli sepakat kitab Yesaya 56-66 ini disebut “Trito – Yesaya (Yesaya ketiga).
3.    Pesan Nabi
§  Titik yang ingin disampaikan ialah : “Tetap ada masa depan”
§  Para nabi yang buah pikirannya terkumpul dalam Yes 55-66 (Trito – Yesaya)  meyuarakan kepercayaan sejati itu.
§  Nabi-nabi itu mempertahankan, menyatakan, dan memperdalam kepercayaan kepada Tuhan dan pengharapan akan keselamatan.

KITAB NABI YEREMIA
§  Terjemahan Yunani kuno : disusul dua-tiga karya lain yakni kitab Barukh, kitab Ratapan nabi Yeremia, dan ada juga Surat nabi Yeremia.
§  Barukh adalah sekretaris nabi Yeremia
Yeremia
§  Tampil sebelum pembuangan Babel
§  Tampil di panggung sejarah umat Allah (100 th setelah nabi Yesaya).
§  Pada masanya ada nabi-nabi lain yaitu : Zefanya, Habakuk, Nahum, dan Yehezkhiel. ® Yeremialah yang paling menonjol dan berpengaruh.
§  Dizaman itu bangsa Israel mengalami kemelut yang paling hebat dalam seluruh sejarahnya.
§  Situasi politik : Kerajaan Yehuda ® dari Asyur ® ke Mesir ® terus ke Babel.
1.    Kitab Nabi
§  Kitab ini terkesan : Kacau-balau (karena cerita-ceritera yang tersusun tidak sesuai peristiwa).
§  Menyolok ialah : Berupa sajak dan nubuat tapi ada bagian lain yang berupa ceritera.
Dalam sebagain cerita itu :
o  Nabi angkat bicara, bahwa Tuhan sendiri yang menyampaikan firman kepadannya.
o  Ada orang lain yang berkata tentang firman Tuhan yang disampaikan nabi Yeremia.
§  Mula-mula kitab ini tersendiri – kemudian dicampur-adukan.
§  Unsur utma dan pertama ialah : ditulis oleh penulis Yeremia ialah Barukh.
Kitab nabi Yeremia memuat empat bagian
1.    Ancaman ditujukan kepada umat Israel
2.    Ceritera-ceritera tentang nabi Yeremia
3.    Berupa ancaman kepada bangsa lain
4.    Berupa tambahan yang diambil dari 2 Raj 24: 18 – 25 ; 21
2.    Nabi
§  Yeremia berasal dari keluarga imam
§  Masih muda (± 20 th) Yeremia dipanggil menjadi nabi.
§  Ia tidak punya niat dan minat mencalonkan diri, ia lebih suka hidup tenang-tenang saja, ramah tamah dengan semua orang.
§  Ia merasa berat ketika menyampaikan ancaman kepada orang kampung yang cinta damai (tidak ada orang yang mau mendengar suaranya).
§  Tugasnya terlalu berat ® sebagai nabi ia berontak, namun demikian ia adalah seorang nabi yang percaya pada Tuhan (ia dan Allah punya hubungan pribadi yang mesra)
§  Semasa hidupnya rupanya nabi Yeremia gagal, tapi kemudaian ia semakin berpengaruh.
Oleh orang Yahudi : Ia dihormati sebagai pelindung bangsa
3.    Pesan Nabi
§  Umat Israel (umat pilihan Allah) ® melanjutkan pikiran Hosea
§  Ia menegaskan bahwa hubungan Allah dengan umat-Nya adalah hubungan kasih (suami-istri).
§  Menyedihkan jika Israel “berzinah” ® kepada dewa-dewi, menyembah berhala dan sebagainya.




BAHAN PENUNJANG
§  Ditinjau dari segi bentuk dan isi, pesan para penglihat ditujukan kepada penguasa dengan menyerupai pesan anbi-nabi tertua di israel yang dikatakan dalam Kitab Suci.
Pengetian Nabi :
o  Nabi adalah seorang yang membawa pesan atau juru bicara Allah (Kel 5:15-16 dan Kel 7:1).
o  Nabi adalah orang yang dipakai oleh Allah untuk menyampaikan sabda Allah kepada Manusia.
§  Kesadaran para nabi akan pewartaan atau pesan yang disampaikan oleh mereka dari Allah, maka dalam mereka menyampaikan pesan dengan berkata “Tuhan berfirman…….., Firman Tuhan, atau beginilah firman Tuhan”.
§  Firman Tuhan yang disampaikan kepada para nabi memaksakan kepada mereka untuk menyampaikan firman itu, contoh nabi Amos.
§  Para nabi diutus sebagai saksi-saksi kehendak Allah, mereka harus menjadi alamat kehendak Allah, dan bukan hanya melalui perkataan-perkataan mereka saja melainkan perbuatan mereka, serta seluruh kehidupan mereka menjadi nubuat, cthnya adalah nabi Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dll.
Ada bebrbagai cara pesan dari Allah yang diterima oleh para nabi, seperti
1)   Dari penglihatan cth nabi Yesaya atau Yehezkiel dan Daniel
2)   Pendengaran cth Samuel
3)   Dan dari ilham batiniah seperti ungkapan yang berbunyi “firman Tuhan datang padaku atau firman Tuhan kepadaku………”.
§  Isi pesan Tuhan kepada para nabi disampaikan dengan berbagai cara, diantaranya adalah Dalam bentuk sajak atau cerita, kiasan yang disampaikan dengan jelas, dalam bentuk firman, kotbah, sindiran, atau lagu-lagu.
Singkatnya adalah pesan Allah disampaikan oleh para nabi dalam bentuk :
o   Cerita dan perumpamaan
o   Teguran keras
o   Tulisan dan nyayian
o   Kotbah, ratapan dan perdebatan.
§  Adanya perbedaan dalam menerima dan menyampaikan pesan Allah oleh para nabi diterima dengan berbagai cara dan itu sangat tergantung dari watak pribadi dan kecakapan-kecakapan alamiah para nabi.
§  Dengan adanya perbedaan itu, ada sesuatu yang sama dalam para nabi menyampaikan pesan Tuhan seperti nabi sejati akan sadar bahwa ia hanya sebuah alat, ada hubungan langsung yang amat yang amat dalam antara nabi dan Tuhan (pengalaman Mistik).
§  Perbedaan antara nabi-nabi besar dan nabi-nabi kecil terdapat dalam pesan Allah yang akan disampaikan oleh mereka kepada orang banyak. Nabi dikatakan nabi besar terilihat dari pesan Allah yang disampaikan oleh mereka bukan kepada personal akan tetapi kepada orang banyak (rakyat).
§  Pesan para nabi menyangkut masa sekarang dan masa depan. Nabi diutus kepada orang-orang sezamannya, artinya ia memberitahukan kepada orang tentang kehendak Allah. Dalam hal ini, sebagai juru bicara Allah, tindakan para nabi tidak terikat pada waktu tertentu.
1)    Nubuat tentang masa depan: Nubuat yang disampaikan para nabi tentang masa depan memperkuat serta melanjutkan wejangan-wejangan yang dibawakan olehnya. Nabi dapat bernubuat akan sesuatu yang akan terjadi sebagai suatu tanda, dan terlaksananya nubuat itu akan membenarkan perkatan dan karyanya. Dan nabi dapat melihat hukuman-hukuman yang akan menimpa bangsa itu atas balasan tentang sesuatu yang dikecam oleh nabi.
2)    Nabi juga dapat melihat keselamatan yang mendatang sebagai ganjaran atas pertobatan.
§  Dalam ajaran para nabi banyak menyangkut tentang akir zaman, malahan menyangkut tentang kemulian kemuliaan terakhir Allah. Dari ajaran itu selalu memiliki hubungan dari hari kecaman para nabi.
§  Hal yang harus mendapat perhatiaan, pesan para nabi terselubung suatu tabir rahasia dan bari jelas setelah itu terjadi,
§   Ada 2 segi pesan para nabi, yaitu mengecam dan menghibur.
§  Cara orang mengenal antara nabi palsu dan nabi yang sejati adalah nabi palsu menipu rakyat dan nabi sejati membela rakyat.
§  Untuk mengetahui bahwa pesan yang disampaikan oleh para nabi itu bener-benar dari Allah, dalam hal ini ada 2 cara yang dapat digunakan, yang terdapat dalam Alkitab, diantaranya adalah
1)   Nubuat yang disampaikan oleh nabi itu terlaksana (yes 28:9;Ul 18:22) dan terutama.
2)   Isi ajaran itu sesuai dengan ajaran Yahwe (Yer 23:22;Ul 13:2-6).
§  Di dalam kitab Yeremia dikatakan bahwa, di dalam Bait Allah di Yerusalem terdapat sebuah kamar Ben Yohanan, abdi Tuhan yang agaknya seorang nabi. Dengan berdasarkan keterangan tersebut, dan bertumpu pada sejumlah doa-doa nabi dengan doa liturgis, dan para ahli sampai pada suatu kesimpulan bahwa bahwa para nabi (Yesaya, Yeremia dan Yehezkiel) adalah para petugas-petugas Bait Allah dan memainkan peranan-peranan penting dalam ibadat Resmi.
GAGASAN POKOK
Seorang nabi adalah
a.     Orang yang secara langsung mengalami Allah,
b.     Orang yang menerima pernyataan mengenai kekudusan dan kehendak Allah. 
c.     Orang yang dapat melihat peristiwa-peristiwa dimasa hidupnya dan dapat melihat kemasa depan dangan diterangi cahaya ilahi.
d.    Orang yang diutus oleh Allah untuk membahwa orang kembali kejalan yang benar dan cinta kasih kepada Allah.
Karunia kenabiaan merupakan suatu cara yang khas dipakai penyelenggara Ilahi untuk membimbing umat terpilih
Cacatan Dalam Kuliah
§  Kesusahan dalam menjadi nabi, adalah:
o   Menegur penguasa
o   Perilaku aneh
o   Pembohong
o   Paksaan
§  Perkataan para Nabi adalah mengecam dan menegur bangsa-bangsa Israel.
C.  KENABIAN
§  Para nabi diutus sebagai saksi-saksi kehendak Allah, mereka harus menjadi “alamat” kehendak Allah. Hal yang demikian tidak hanya perkataan-perkataan mereka, akan tetapi juga perbuatan-perbuatan mereka, bahkan seluruh kehidupan mereka menjadi nubuat (nabi).
§  Pesan Allah kepada para Nabi dengan melalui berbagai cara : Mimpi, Penampakan, pendengaran/bisikan.
§  Akan tapi secara umum, pesan Allah kepada para nabi dengan melalui Ilham Batiniah.
§  Perbedaan dalam cara menerima dan menyampaikan pesan Allah itu pada umunya tergantung dari watak pribadi dan kecakapan-kecakapan alamiah masing-masing nabi.
§  Dalam perbedaan itu terdapat kesamaan dasari. Pada setiap nabi sejati, ia sadar bahawa ia hanya Alat, nabi yang sungguh-sungguh yakin bahwa ia telah menerima firman dan firman itu harus disampaikan kepada orang lain.
§  Pesan nabi pada umumnya disampaikan kepada sekelompok orang (orang banyak) cth Am7:15, Yes 6:9.
§  Selain pada sekelompok orang, pesan Allah yang disampaikan oleh Para Nabi juga pada perorangan cthnya Yer 20;6, Am 7:17
D.  WAKTU KENABIAN
§  Pesan kenabian menyankut masa sekaran dan masa depan.
§  Nabi diutus pada masanya dan masa depan
§  Sebagai juber Allah, nabi tidak terikat pada zaman itu
§  Nubuat-nubuat yang diucapkan nabi tentang masa depan memperkuat serta melanjutkan wejangan-wejangan yang diwartakannya.
§  Nabi dapat menubuatkan sesuatu yang akan terjadi dalam waktu dekat sebagai suatu tanda, pelaksanaan nubuat itu akan membenarkan perkataan dan karyanya.
§  Nabi dapat melihat hukuman yang akan menimpa mereka atas kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan.
§  Selain itu, nabi juga dapat melihat keselamatan sebagai ganjaran atas pertobatan mereka.
§  Ada 2 cara menurut pencatatan KS tantang nubuat nabi itu benar, dintaranya
1)    Nubuat itu terlaksana (Yer 28:9; UL 18:22)
2)    Nubuat itu sesuai dengan ajaran agama Yahwe (Yer 23:22;UL 13:2-6)
§  Contoh Nabi-Nabi Palsu adalah
1.     Jujur – keliru
2.     Pura-pura jadi nabi
3.     menipu rakyat
GAGASAN POKOK
Seorang nabi adalah
1.    Seorang yang langsung mengalami Allah
2.    Menerima pernyataan kekudusan dan kehendak Allah
3.    Ia menilai kehidupan-kehidupan dimasa hidupnya dan dengan melihat masa depan dengan diterangi cahaya ilahi
4.    Ia diutus oleh Allah untuk mengingatkan kepada Manusia akan tuntutan Allah dan membawa orang kembali kepada ketaatan dan cinta kasih kepada Allah.
Karunia kenabian merupakan suatu cara khas yang digunakan penyelenggaraan Ilahi untuk membimbing umat pilihan.

E.  GERAKAN KENABIAN
§  Para nabi menujukan pesannya bukan kepada Raja melainkan kepada seluruh Bangsa, oleh karena pesan mereka bersifat umum, maka pesan itu terpelihara secara tertulis dan membawa pengaruh untuk selanjutnya.
§  Setelah nabi Elisa wafat, gerekan kenabian yang besar belangsung sampai pada pembuangan bangsa Israel, dalam masa itu menonjolah peranan nabi Yesaya dan Yeremia.
§  Nabi-nabi yang berkarya di zaman kembalinya bangsa Israel dari pembuangan adalah nabi Hagai dan Zakharia yang memusatkan perhatian pada pembangunan Bait Suci.
Cacatan Dalam Perkuliahan
§  Kenabian yang di munculkan oleh Allah pada waktu Israel dalam masa pembuangan adalah penghiburan.
§  Dan, kenabian yang deberikan oleh Allah pada waktu Israel jaya adalah kekerasan Moral.

KITAB YESAYA
A.  RINGKASAN
§  Nabi Yesaya lahir sekitar tahun 765 Mas.
§  Ia dipanggil oleh Allah pada tahun 740, pada zman pengankatan raja Uzia.
§  Nabi Yesaya menerima panggilannya di Bait suci Yerusalem.
§  Ia ditugaskan Allah untuk memaklumkan kemusnahan kerajaan israel dan Yehuda sebagai hukuman atas ketidak setiaan umat kepada Yehwe.
§  Ia mejalankan tugasnya selama 40 tahun.
§  Ada 4 nubuat-nubuat nabi Yesaya yang bisa di jadikan satu, diantaranya
1.    Nubuat yang pertama diucapkannya pada hari panggilannya (740) dan permulaah pemerintahan raja Ahas (735). Nubuatnya tentang kemorosatan akhlak yang merajalela dalam kerajaan israel (utara) yang disebabkan kemakmuran materil.
2.    Menantang permainan politik raja Ahas yang tidak percaya akan kekuasaan Allah (8:16-18).
3.    Yesaya selalu teguh dalam pendiriannya menghendaki, supaya bangsa menolak setiap persekutuan militer dan mengharapak bantuan dari pada Allah melulu. 
4.    Yesaya tetap menyokong raja Yehuda dalam tekatnya itu dan berjanji kepada bantuan Allah.
§  Ajaran Yang Diwartakan Yesaya:
1.    Pengharapan akan datangnya MESIS (Yesus)
2.    Pertobatan (Yes 1:16-20)
3.    Monoteisme (Percaya pada Yahwe/Allah saja)
B.  CATATAN
§  Yesaya dipanggil dengan penglihatan (6:1-13 Panggilan Yesaya)
§  Situasi Jemaat pada waktu Yesaya dipanggil oleh Allah
1.    Yesaya menyadari bahwa yang sesungguhnya mengancam kehidupan Yehuda bukanlah kekuatan Asyur, tetapi dosa bangsa Yehuda sendiri, karena bangsa itu tidak taat dan kurang percaya kepada Allah.
2.    Mereka dalam keadaan hancur tanpa harapan. Kemerosotan Moral bagi para kaum kaya
§  Isi
1)   Peringatan dan janji 1:1--12:6
2)   Hukuman untuk bangsa-bangsa 13:1 - 23:18
3)   Pengadilan Allah terhadap dunia 24:1 - 27:13
4)   Peringatan lebih lanjut dan janji 28:1 - 35:10
5)   Raja Hizkia dari Yehuda dan orang-orang Asyur 36:1 - 39:8
6)   Pesan penuh janji dan harapan 40:1 - 55:13
7)   Peringatan dan janji 56:1 - 66:24 
§  Tujuan Dalam Tulisan Yesaya
1.    Sang Nabi menghadapi bangsa sendiri dan bangsa lain yang sejaman dengan firman Tuhan mengenai dosa mereka dan hokum Allah yang akan datang
2.    Dengan berbagai penglihatan yang mengandung wahyu dan roh, nubuat Yesaya membauhkan  pengharapan bagi angkatan masa depan orang Yahudi buangan. Mereka akan kembali dari pembungan dan akan ditebus oleh Allah untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi
3.    Nubuat Yesaya bahwa Allah akan mengirim Mesias dari keturunan Daud yang keselamatannya meliputi semua bangsa di bumi, sehingga member pengaharapan bagi umat ALLAH di bawah perjanjian lama dan baru.
§  Ciri Khas Kitab Yesaya
1.    Sebagian besar ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagian karya sastra, tidak dapat dibandingkan keindahan, keluasan, dan keanekaragaman dalam syairnya.
2.    Yesaya disebut Nabi Injil karena dari semua PL, nubuat-nubuatnya tentan Mesias berisi pernyataan yang paling lengkap dan jelas dari Injil Yesus Kristus.
3.    Penglihatanya tentang salib dalam 53:1-12; adalah nubuat paling khusus dan terperinci dalam seluruh alkitab mengenai kematian Yesus bagi orang berdosa
4.    Menjadi Kitab PL yang paling teologis dan luas, karena ia melihat ke belakang (penciptaan) dan kedepan (kehidupan/akhir zaman)
5.    Kitab ini lebih banyak menyatakan sifat-sifat keagungan dan kekudusan Allah, Allah yang digambarkan Yesaya adalah Allah yang kudus dan mahakuasa “yang mahkudus Allah Israel”(Yes 12:6)
§  Pewartaan yang harus disampaikan Kita sebagai calon Katekis:
1.    Penyadaran diri bahwa kita juga dipanggil oleh Allah
2.    Menyerukan pertobatan dan pengharapan (supaya orang hidup berpegang kepada Allah)
3.    Harus memiliki keberanian untuk menentang suatu tindakan politik uang
4.    Bertekun dalam iman dan percaya bahwa Allah menyelamatkan



PEMBAHASAN SETELAH UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

RATAPAN NABI YEREMIA
1.    Umat Allah yang meratapi kematian
Ada unsur menangis :
·      Disebabkan terharu (senang)
·      Sedih, kehilangan, duka, ditinggalkan, dan sebagainya ® disebabkan (penyesalan).
Hal ini pulalah yang dialami oleh umat Yerusalem (547 - 586)
Pembuangan I ke Babel
Kitab ini adalah kumpulan lagu kesedihan/tangisan (Yeremia) ini ditujukan kepada Tuhan ® merupakan suatu doa. Yeremia ini mewakili (umat Israel) ratapan, meski sebagai suatu bangsa.
Kita tahu : bahwa Yerusalem sebagai lambang pemersatu (hancur) di zaman Yosea ® menyebabkan (tanda israel sebagai suatu bangsa mati) yang ada hanya bangsa babel.
Pembuat kitab ini ialah : Orang yang terlibat langsung pada suatu peristiwa (pribadi langsung yaitu Yeremia) ada kemungkinan nabi Yeremia langsung yang menulis 2 Taw 24-25
Dari 5 Bab di bagi 3 tema pokok:
1.      .
2.      .
3.      .
4.      .
5.      .
2.    Isi kitab Ratapan
§  Bukan sebagai kitab kenabian, namun masuk dalam salah satu kitab nabi besar. Hal ini dikarenakan dibalik suatu peristiwa itu menyingkap suatu peristiwa yang mendalam (ada suatu peristiwa yang terjadi dibalik peristiwa itu) yakni kehendak Allah yang ingin disampaikan.
§  Hancurnya bangsa Israel dan dibuang merupakan kehendak Allah.
3.    Refleksi
1.    Sadar akan kesalahan
2.    Mohon ampun’
3.    Sabar menjalani hukuman
4.    Membangun kepercayaan-harapan akan masa yang akan datang.
4.    Catatan:
Berdasarkan Tradisi ® teks asli ibrani ini diterjemahkan kedalam bahasa latin.
§  Tidak diketahui berapa orang yang menciptakan
§  Lagu-lagu tersebut dipakai oleh orang Yahudi untuk mengenang hancurnya Bait Allah (tembok ratapan).

BARUKH
§  Dalam barukh hanya ada 2-3 tema ditambah 1 Surat Yeremia.
§  Terjemahan Yunani ada 3 tema
§  Terjemahan Latin ada 4 tema ditambah 1 Surat Yeremia.
Jadi kesimpulannya ialah:
1.    Pengakuan dosa
2.    Permohonan
3.    Kebijakan milik umat
4.    Harapan akan Yerusalem
5.    Ditambah (Surat Yeremia).
§  Surat ini bernada mengejek tapi mengikat (bab 6:1-6)
Ayat 15 ® tidak terjadi hal yang lazim karena tidak ada pengantar
Ayat 16 ® masuk dalam sebuah isi.
Penjelasan:
Ayat 15 : suatu yang bernilai 3 kata 1 kata menjadi 4 kata. “Jika ditempatkan di kuil” ® merupakan penghubung dari ayat 1:15a. Keseluruhannya yaitu ® sama dengan ayat 16 hingga akhir (allah-allah lain)
                   Penjelasan kuil : kuil disini berbeda dengan Sinagoga atau Bait Allah
                                              Namun ditujukan kepada ilah-ilah lain (allah-allah lain).
Ayat 16  :   Ayat ini merupakan penghubung ® sekaligus isi dari Surat Yeremia.
                   Pada bagian pendahuluan bab 1:1-14 (ditambah oleh barukh) merupakan pendahuluan
§  Kalau tidak ditambah oleh barukh, surat-surat Yeremia tidak akan masuk (disini dikarenakan peran barukh pada bagian pengantar/pendahuluan).
§  Oleh barukh karya itu dikirim ke Yerusalem (kepada para pemuka bangsa itu) suratnya ditulis oleh Yeremia.
Kitab ini ingin mengajak
       Sebuah semangat yang mendalam
1)    Pertobatan yang menyelamatkan
Kesadaran akan dosa – semangat untuk bertobat dan membangun kepercayaan akan masa depan (mirip dengan ratapan).
2)    Karena dosa ® penyelamatan dihukum oleh Allah yang adil
Pernyataan Barukh dan Yeremia :
§  Masuk babel (allah-allah lain) ® ini ditekankan penyindiran sekaligus mengingatkan
§  Sindiran ini dijawab 2 : 11 3:8
o  Jika umat penuh kepercayaan, bertobat dan kembali kepada kebijaksanaan dan hikmat Allah, maka Allah akan memulihkan kembali.
o  Lembu emas, perak dan sebagainya : emas (suatu yang mulia, megah dan menarik) ini dimiliki oleh (para penguasa dunia/raja-raja, kaisar dan sebagainya) ® mereka punya kharisma. Disembah oleh umat/diminta tolong oleh umat Yerusalem.
®  Maka barukh dan Yeremia memberikan sindirian sekaligus peringatan bagi umat.
YEHEZKIEL
§  Tidak dihubungkan karya-karya kenabian lain.
§  Dalam Alkitab Ibrani kitab nabi Yehezkiel langsung menyusul kitab nabi Yesaya.
§  Dalam Alkitab Yunani kitab nabi Yehezkiel ditempatkan sesudah Surat Yeremia.
§  Nabi yehezkiel sejaman dengan nabi Yeremia, tapi berkarya ditempat lain.
§  Kaum buangan tahun 597 diangkut ke Babel (terdapat seorang imam bernama Yehezkiel) bertugas di bait Allah. Yeremia ® meneruskan karyanya di Yerusalem. Di negeri Babel imam Yehezkiel dipanggil sebagai nabi Tuhan (593).
§  Ia menjadi imam dan beristri, berkarya pada awal masa pembuangan, dan diakhir masa pembuangan ia baru disusul nabi lain di Babel yaitu (Deutro-Yesaya).
§  Pengasingan di babel idak terlalu buruk (transmigran, mengolah tanah yang baru, berdagang) kaum buangan mempunyai kebebasan terbatas. Disini Yehezkiel sebagai penasehat pemimpin-pemimpin itu.
Kitab Nabi
§  Membaca, kesan yang muncul: kitab ini baik dan teratur, namun kitab ini sulit untuk dibaca (terletak pada gaya bicara nabi bukan dalam susunan kitabnya)
§  Bab 1-24 : disajikan sejumlah nubuat, tindakan penglihatan yang nadanya sama.
§  Bab 25-32 : menyusul sejumlah sajak yang menubuatkan dan mengancam hukuman yang ditimpakan Tuhan kepada bangsa-bangsa yang memusuhinya.
§  Bab 33-48: menjanjikan kepada umat Israel kebahagian dan keselamatan.
§  Dalam keseleurhan kitab, nabi sendiri bercerita tentang apa yang dikatakan dan dikerjakannya.
§  Namun ada juga beberapa keganjilan (ada bagian-bagian yang diberi tanggal, ada juga yang tidak bertanggal, dan bercampur).
Nabi (nabi yang aneh)
§  Nabi adalah pewarta ® mewartakan dengan mulut
§  Yehezkiel dengan tanda-tanda (bukan oral) ia mewartakan dengan catuh (hidup) lambang-lambang
§  Saat Israel hancur: dimainkan sebagai sebuah drama.
o   Prilakunya, bukan prilaku tetapi melambangkan kehendak Allah, sikap Allah.
o   Kotoran manusia ® sebagai roti
o   Bisu, tidak bisa bicara (dilambangkan sebagai Firman),
o   Lumpuh ® hal ini (manusia)
Pesan Nabi
§   Kedosaan dasariah dan awali sangat ditonjolkan
§   Mula-mula Allah mengasihi, memilih dan merawat umat yang menjadi istri-Nya (umat melacurkan diri).
§   Kedosaan umat Israel (pemujaan berhala dan pelanggaran hukum taurat)
§   Kedosaan umat Israel berlawanan dengan kekudusan Allah, kekudusan Allah melampaui segala sesuatu (Allah maha kudus)

KITAB NABI DANIEL
§  Kitab ini dimasukan dalam kelompok (kitab-kitab nabi besar).
§  Dalam Alkitab Yunani kitab nabi Daniel lebih tebal dibanding kitab Ibrani.
Kitab Nabi Daniel (berbeda dari yang lain)
§  Sebuah kitab khusus dan sedikit aneh.
§  Bagian pertama: sekumpulan ceritera mengenai tokoh utama seluruh kitab Daniel, dan tiga temannya.
§  Gaya sastra yang berupa tulisan itu bukanlah gaya kenabian, tetapi gaya apokapliptik (penulis berbicara mengenai wahyu Ilahi, dan secara terperinci mengenai akhir zaman).
§  Keanehan lain dari kitab Daniel ialah bahasa yang dipakai.
Kitab Hiburan bagi umat yang dianiaya
1.      Masa lampau yang memberi hati
2.      Penghiburan masa yang akan datang.
§  Kumpulan-kumpulan:
o   Imajinasi (berdasarkan pengalaman masa lampau).
o   Kumpulan cover-cover berada saat itu
Semuanya ini diambil oleh pengkotbah bernama Daniel
§  Penulis : adalah orang yang hidup dalam (keadaan saat) itu.
Kesimpulan:
§  Dikumpulkan seorang penulis yang tahu tentang persisnya jiwa-jiwa tentang sejarah keselamatan.
§  Ditulis pada abad ke-2 Sm.

KEDUA BELAS NABI
§  Kedua belas nabi itu dinamakan “nabi-nabi kecil” ® jadi kecil tidak semua nabi itu kecil nilai atau peranannya.
1.      Kitab Nabi Hosea
§  Merupakan nubuatany yang berasal dari pengalaman pribadi Hosea bin Beeri (Israel sejati yang hidup dalam tahun-tahun kerajaan Utara) istrinya: Gomer, memiliki 3 anak ® istrinya tidak setia kepadanya.
§  Allah merupakan pasangan yang setia bagi Israel, Israel meyerupai Gomer (tidak setia) ® seorang yang “melacur” mencari dewa-dewa palsu dan janji-janji palsu dari bangsa asing.
§  Allah selalu siap mengajak bangsa Israel kembali.
Inti pewartaan: Kasih setia yang jaya.
2.      Kitab Nabi Yoel
§   Yoel anak Petuel disebut sebagai penulis kitab ini. Tetapi kitab suci sendiri tidak membicarakan dirinya.
§   Nubuatnya dipicu oleh munculnya hama belalang yang begitu hebat di Yehuda. Ia mengajak penduduk Yudea untuk berdoa dan berpuasa.
§   Hama belalang (gambaran akan “hari” Tuhan)
Inti Pewartaan : Bertobatlah maka kalian akan menerima karunia Roh Kudus.
3.      Kitab Nabi Amos
§   Amos adalah seorang penggembala dan penebang pohon dari Teoka, sebuah kota yang terletak 16 KM dari selatan Yerusalem (dipanggil Allah semasa dengan Hosea).
§   Amos memulai nubuatnya dengan memohon penghakiman Allah atas bangsa-bangsa disekeliling Israel.
§   Wanita-wanita Israel digambarkan: sebagai sapi-sapi bashan, laki-lakinya disebut: Pemalas dan manja.
§   Ada pengharapan, karena pengharapan itu Amos mengajak umat kembali ke jalan yang lurus.
§   Ia adalah pembela dan penegak keadilan
4.      Kitab Nabi Obaja
§   Nubuat kitab Nabi obaja merupakan kitab terpendek dalam perjanjian lama. Nubuat tersebut merupakan sebuah pernyataan bahwa Allah akan menghukum Edom karena memusuhi Yehuda.
§   Pesan inti seluruh lembaran Obaja terungkap dalam kalimat terakhir: Tuhanlah yang empunya kerajaan itu.
5.      Kitab Nabi Yunus
§   Seorang Nabi yang ditelan oleh seekor ikan besar (yang membawanya ke Asyur).
§   Kitab ini merupakan kumpulan khotbah seperti halnya kitab para nabi lainnya.
§   Kitab Yunus hendak menggabarkan: umat yang picik hatinya.
6.      Kitab Nabi Mikha
§   Mikha 1:1 mewakili : waktu penulisan, meringkas isinya.
§   Nabi Mikha adalah seorang Nabi yang sezaman dengan nabi Yesaya (721).
§   Dalam ancamannya Nabi Mikha senada dengan Nabi Amos (mengecam ketidakadilan dalam masyarakat).
§   Meskipun melontarkan ancaman, namun Nabi Mikha juga memberi harapan.
Inti Pewartaan: Berlaku adil dan mencintai kesetiaan.
7.      Kitab Nabi Nahum
§   Nahum tampil menjelang tahun 612, ketika ibu kotanya Niniwe dihancurkan oleh orang Babel dibantu oleh orang Media.
§   Kehancuran itu merupakan inti dari nubuat Nabi Nahum (lawan Tuhan adalah Asyur yang kejam dan sombong).
§   Nahum 2 merupakan sebuah puisi yang menggambarkan runtuhnya Niniwe.
8.      Kitab Nabi Habakuk
§   Kitab Habakuk mempertengahkan pertanyaan yang sama dari zaman dahulu hingga sekarang.
§   Habakuk adalah seorang nabi di Yehuda.
§   Nabi Habakuk terus mempertanyaan mengapa menghukum orang yang berdosa.
9.      Kitab Nabi Zefanya
§   Hidup pada masa Raja Yoisa berkuasa di Yehuda.
§   Zefanya berang terhadap penyembahan berhala yang dilakukan oleh raja-raja jahat dengan memberi peringatan akan datanya hari Tuhan (berupa penghakiman dan penghukuman)
10.  Kitab Nabi Hagai
§   Nabi-nabi memperingatkan bahwa Yerusalem akan dihancurkan karena kemurtadannya. Nabi sangat sedih melihat kenyataan itu.
§   Pesan nabi Hagai sangat kena pada keadaan zamannya sendiri. Ia mendesak agar Bait Allah dibangun kembali.
11.  Kitab Nabi Zakaria
§   Bagian pertama kitab ini (1-8) berasal dari nabi Zakaria sendiri.
§   Bagian kedua berasal dari satu atau dua bahkan lebih banyak nabi lain (Deutero-Zakaria) dan (Trito-Zakaria).
§   Kitab ini sangat sukar dipahami
§   Nabi Zakaria adalah seorang nabi dari kalangan para imam dan sezaman dengan nabi Hagai.
§   Senada dengan nabi Hagai nabi Zakaria, juga mendesak supaya Bait Allah yang baru segera didirikan. Ini merupakan prasyarat keselamatan yang diharapkan dan dinantikan.
12.  Kitab Nabi Maleakhi
§   Maleakhi berarti “Utusan-Ku”® para ahli menggangap bahwa Maleakhi sebagai sebuah judul ketimbang nama diri.
§   Penulis menyusun kitab ini setelah beberapa lama Bait Allah dibangun kembali (515 SM)


BAB VI
CONTOH HERMENEUTIKA

Bagaimana Harus Menafsir?
§  Hermeneutika ® menafsir dari dalam (jawabannya itu ada di dalam kitab itu sendiri).
Berkaitan dengan cara menafsir berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
1.      Persiapan
Bertanyalah tentang apa yang akan ditafsir. Apa kiranya yang harus ditanya dari teks itu?
o  Mengapa menngunakan kata: ketika, saat, sesudah itu, waktu itu
o  Carilah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu, bisa dari: teks itu sendiri, dari konteks (pasal/bab), dari keseluruhan kitab itu sendiri (baik PB-PL).
o  Jangan terlalu cepat mencari jawaban dari buku-buku dari luar Kitab Suci.
2.     
Rangkailah jawaban kedalam kalimat-kalimat yang baik dan benar sehingga menkadi sebuah paragraf/karangan yang baik.

 
Mulai Menafsir
1 – 3
4 – 7            
8 – 10

Contoh :
Yunus 4 : 1 -11
            Ay. 1   : Apa yang dimaksud hal itu?
                          Mengapa hatinya kesal?
                          Apa yang menyebabkan ia marah?
                          Yunus marah kepada siapa?
                           Dimana ia marah?
Tafsir   :  Marah kepada Tuhan, atas sikap Tuhan bahkan atas sikap Niniwe
                           Dimana ia marah, di negeri Pigram.
Ay. 2   : Apa yang ia katakan ketika di negerinya?
                          Mengapa menggunakan kata ganti ketiga “nya”.
Tafsir   : Allah ditekankan bukan sebagai pribadi, malapetaka  (dihadirkan
  bukan kepada Tuhan satu pribadi). Engkau Yahwe.
  Kata-kata apa yang disampaikan Yunus? Ay. 2 Engkaulah Allah.
            Ay. 3   : Mengapa ia perlu mati?
            Tafsir   : Ay. 7 Menegaskan pertobatan. Yunus malu ® tapi iri. Jadi
  sekarang Ay. 7 mempertegas Ay. 2
                                   

4 komentar:

  1. Bagaimana dengan pembahasan kitab Barukh?

    BalasHapus
  2. Terimakasih materinya sangat bermanfaat dan membantu.
    Tuhan memberkati

    BalasHapus
  3. Top casino site 2021
    What are the best casino sites? — Best casino site in the luckyclub.live list. The most popular and most innovative games are slots; table games; roulette; Best BetUS: $5,000Deposit Options: Instant Withdrawal Methods: Visa, MasterCard, Paypal, Withdrawal Times: 7 days

    BalasHapus
  4. The 13 Best Live Casino Apps In USA Today - JtmHub
    This site 제천 출장마사지 offers you a 경주 출장안마 wide variety of casino games, from online 평택 출장마사지 slots 동두천 출장샵 to 청주 출장마사지 video poker, and a variety of slots and table games and slot games.

    BalasHapus